Polres Luwu Gelar Tradisi Internasional Meyambut Proklamasi

oleh -
Kapolres Luwu saat membakar obor sebelum dimulai pawai.
[caption id="attachment_426" align="alignnone" width="169"] Kapolres Luwu saat membakar obor sebelum dimulai pawai.[/caption]

Luwu,Mitrasulawesi.id– Meyambut hari kemerdekaan yang akan berlangsung besok, membuat Polres Luwu kembali menggelar tradisi Taptu  (Pawai Obor) yang dilaksanakan di Mapolres Luwu, Jum’at (16/8/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan dan Pramuka.

Mengawali Taptu, Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, menyulut obor perwakilan dari masing-masing unsur yang kemudian dilanjutkan kepada satuannya.

[caption id="attachment_423" align="alignnone" width="300"] Unsur Tripika menggelar tradisi Taptu di Luwu.[/caption]

“Barisan Pawai Obor star dari Mapolres, lalu keluar  menuju jalan poros, berputar ke jalan Banawae menuju jalur dua dan kembali ke Mapolres Luwu,” ucap Dwi Santoso.

Tradisi Taptu ini bukan hanya dilaksanakan di Indonesia, ternyata tradisi taptu atau pawai genderang tersebut juga menjadi tradisi memperingati hari-hari besar di negara-negara Eropa, bahkan kini menjelma seperti festival drumband antar negara Internasional.
Diantaranya yang begitu dikenal adalah gelar Royal Nova Scotia International Tattoo, yang mana di ikuti oleh negara Swiss, Belgia, Jerman, Belanda, Norwegia, serta negara lainya. Bahkan di Amerika Serikat Virginia International Tatto di ikuti 850 peserta dari berbagai negara di dunia.

[caption id="attachment_424" align="alignnone" width="300"] Para pelajar saat berbaris mengikuti tradisi Taptu.[/caption]

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Luwu H Basmin Mattayang, Ketua DPRD Luwu, Andi Abd Muharrir, Pabung Luwu, Mayor Arm Syafaruddin, Kasi Pidum Kejari Luwu, Lewi P dan kepala OPD lingkup pemkab Luwu.(Reski/Widya)