Sumbangsih YBM PLN Sulselrabar bagi Masyarakat Bombana

oleh -
oleh

Kendari, mitrasulawesi.id – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Wilayah Sulselrabar menunjukan kepeduliannya di penghujung tahun 2019 dengan memberikan bantuan pemasangan listrik kepada 74 KK dhuafa, beasiswa kepada 100 siswa, dan bedah rumah bagi 2 KK di Kabupaten Bombana. Total bantuan yang diberikan adalah Rp. 154 Juta, Jumat (20/12/19).

Salah satu penerima bantuan pemasangan listri Baharuddin mengatakan bantuan ini adalah berkah bagi masyarakat Bombana. “Ini suatu anugerah dan mudah-mudahan terus berlanjut bagi masyarakat lainnya yang butuh perhatian,” kata Amir.

Baca Juga:  Camat Biringkanaya Sebut Aplikasi E-Ro’ta Milik DPRD Makassar Memudahkan Masyarakat

Ketua YBM PLN UIW Sulselrabar Muhammad Akbar bersyukur PLN dapat berpartisipasi untuk memberikan bantuan. “Doakan PLN tetap jaya ya,” pungkas Akbar.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai pegawai PLN kepada masyarakat di Kab. Bombana dan semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Akbar.

Baca Juga:  Guna Wujudkan Keamanan Kamtibmas, Sat Shabara Polres Sidrap Gelar Patroli Dialogis

Muhammad Akbar menambahkan setiap pegawai PLN yang Muslim berdasarkan Keputusan Direksi di lakukan pemotongan zakat/infaq/sadakah dari penghasilan sebesar 2,5% yang bertujuan untuk membantu  mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu. “Doakan kami pegawai PLN agar selalu sehat dan terang benderang menerangi negeri,” tutup Akbar.

YBM PLN merupakan lembaga amil zakat, infak, dan sedekah yang mengelola zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang beragama Islam untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan atau 8 kategori Asnaf. Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat utamanya dalam hal kebutuhan pokok masyarakat dan kedepan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. (Ria Rizki)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.