Ajak Masyarakat Tolak Berita Hoax, Binda Sulbar Gencarkan Vaksinasi

oleh -
oleh
Kepala Desa Beroangin, H. Anto mengedukasi masyarakat untuk tidak terjebak pada informasi palsu mengenai vaksinasi

Mamuju, MitraSulawesi.id– Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Barat kembali melanjutkan kegiatan vaksinasi Covid-19 massal tahap tiga dengan membuka sebanyak 20 gerai vaksin, Senin (13/12).

Gerai vaksinasi yang digelar secara door to door di lingkungan masyarakat dan sekolah-sekolah tersebut tersebar di empat Kabupaten, yakni Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar dan Pasangkayu.

Salah satu lokasi vaksinasi di Kabupaten Polewali Mandar hari ini, diselenggarakan di Desa Beroangin, Kecanatan Mapilli dengan target 300 orang masyarakat desa.

Kepala Desa Beroangin, H. Anto menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Badan Intelijen Negara karena telah melakukan program vaksinasi hingga ke tingkat Desa. Ia berharap kedepannya vaksinasi terus dilaksanakan hingga tercapainya herd immunity secara nasional. Pemerintah Desa Beroangin juga dalam pantauan awak media kami mengedukasi masyarakat untuk tidak terjebak pada informasi palsu mengenai vaksinasi.

Baca Juga:  AKBP Budi Wahyono Dimata Anggota PWI Sidrap-Enrekang

” Kabinda Sulbar, Sudadi mengatakan sejauh ini Binda Sulbar sudah memvaksin lebih dari 30.000 warga, baik untuk dosis 1 maupun dosis 2,” jelasnya ke awak media kami saat wawancara.

Baca Juga:  Pemprov Sulbar Monitoring Percepatan Penangan Bencana Gempa

“Ini menunjukkan antusias masyarakat Sulbar dalam mendukung upaya Pemerintah mengakhiri pandemi Covid-19. Olehnya itu kami kembali menambah 13 ribu dosis vaksin pada akhir tahun 2021,” tambah Sudadi.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulbar untuk mengikuti vaksinasi dosis lengkap dalam rangka mewujudkan kekebalan kelompok.

“Masyarakat tidak perlu ragu. Jangan terprovokasi dengan berita-berita hoaks dan tidak berdasar mengenai vaksin. Percayakan itu semua kepada Pemerintah. Kita harus terus bergerak untuk keluar dari pandemi ini, caranya dengan menciptakan kekebalan kelompok,” tuturnya.

Baca Juga:  Pasca Gempa , FPPI Sasar Pengungsi Salurkan Bantuan

Sudadi juga mengingatkan, masyarakat yang sudah divaksin agar tidak mengabaikan protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir dan protokol kesehatan merupakan cara efektif mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

“Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumunan, serta sering mencuci tangan dengan antiseptik. Terapkan pola hidup sehat guna meningkatkan kekebalan tubuh,” tutupnya.

Sebelumnya, Binda Sulbar telah berhasil melakukan vaksinasi tahap pertama dengan menyasar 11.000 orang dan tahap kedua 20.200 orang pada periode Oktober-November.(HK)

Tinggalkan Balasan