Kadinsos Selayar Sampaikan Korban Gempa Akan Dapat Bantuan Tunai dari Kemensos

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar, Patta Amir, memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial RI akan memberikan bantuan dana stimulan sekitar 5 juta hingga 25  juta kepada masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat gempa.

Hal tersebut disampaikan Kadis Sosial dalan rapat evaluasi pelaksanaan tanggap darurat di Posko Satgas Pananganan Darurat Bencana Gempa 7.4 SR di Jalan Krg Bonto Benteng-Selayar, pada Kamis siang. 23/12/2021.

Baca Juga:  Dampingi Plt. Gubernur Sulsel Kunjungi Korban Gempa di Pulau, Bupati Basli Ali: Sudah Turun Tim Kaji Teknis

Selain itu, Kemensos juga akan memberikan bantuan uang tunai kepada warga korban gempa yang mengalami luka-luka maupun dana santunan ahli waris terhadap korban meninggal dunia akibat gempa.

“Kemensos akan membantu masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami rusak berat sekitar 25 Juta, rusak sedang 15 Juta, sementara rusak ringan 5 Juta, namun jika ada bantuan serupa lainnya, dananya cancel, itu aturannya, untuk itu diperlukan kordinasi lebih lanjut” ujarnya.

Baca Juga:  Kisah Anena Korban Gempa Nekat Antar Ibunya ke RS di Selayar Tanpa Bekal

Lanjut Patta Amir, Untuk mendapatkan bantuan tersebut membutuhkan proses verifikasi dan validasi data warga yang rumahnya rusak, luka-luka, maupun korban meninggal dari pihak terkait maupun dari pemerintah setempat.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial, terkait itu, sembari kami menyiapkan segala bentuk pensyaratan dan kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi” paparnya

Rapat evaluasi penanganan korban bencana gempa dipimpin oleh Dansatgas Letkol Kav. Adi Priatna yang juga merupakan Dandim 1415, dan dihadiri langsung oleh Pembina Satgas, Wabup Saiful Arif, Kapolres, Sekda selaku Wadansatgas, serta OPD terkait.

Baca Juga:  PMI Serahkan Bantuan Korban Gempa Untuk Dua Kecamatan di Kepulauan Selayar

Selain evaluasi pelaksanaan tanggap darurat, Rapat tersebut juga membahas tujuh point penting, dan utama diantaranya ketersedian logistik, bantuan rumah rusak maupun bantuan untuk korban luka atau meninggal. (Kominfo-IC)

Tinggalkan Balasan