Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, Penyeberangan Bira – Pamatata Berlakukan Antrian Sistim Online

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Pengambilan nomor antrian kendaraan di Pelabuhan penyeberangan Bira Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan telah menerapkan sistem online sejak 11 April lalu. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi melonjaknya angkutan lebaran 1443 H/2022.

Hal diungkapkan oleh Kepala UPT ASDP Bira Syamsuddin usai rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan angkutan lebaran Tahun 2022/1443 H, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (18/4/2022).

Dalam rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Ince Rahim, S.H., M.H, yang dihadiri sejumlah unsur forkopimda, Kadishub Drs. Suardi, GM ASDP Cabang Selayar, Alvius DB, dari Syahbandar, Kepala UPT Pelabuhan Penyeberangan Pamatata Syamsul Qadri serta dari OPD terkait lainnya.

“Kita buka mulai pukul 19.00 wita. Jadi siapa yang duluan datang maka dia yang lebih dulu keluar struknya, artinya dia yang mendapat antrian yang rendah dan berpeluang diberangkatkan pada penyeberangan awal,” kata Syamsuddin.

Meskipun pembayaran tiket belum dilaksanakan secara online, namun nomor antrian sudah terintegrasi ke tiket. Menurut Kepala UPT ASDP Bira Syamsuddin, pemberlakuan pengambilan nomor antrian secara online ini akan terus ditingkatkan karena dinilai lebih efektif.

“Sejak kita berlakukan secara online, para calon penumpang lebih tertib dan aman dan tidak lagi berdesak-desakan,” terangnya.

Sementara GM ASDP Cabang Selayar, Alvius DB mengemukakan, guna mengantisipasi lonjakan kendaraan mudik lebaran Idul Fitri 1443 H yang akan menyeberang ke Selayar, pihaknya dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi ASDP Seru. Dalam aplikasi ini kata dia, para calon penumpang dapat melakukan check in secara mandiri.

“Meski belum kita berlakukan saat sekarang, namun inilah terobosan yang akan kami lakukan dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Menurut Alvius, dengan menggunakan aplikasi ASDP Seru, petugas loket pembayaran tiket kendaraan dan penumpang dapat meminimalkan waktu dengan lebih singkat. “Penumpang nantinya sudah memiliki tanda barcode, yang selanjutnya akan diproses oleh petugas loket untuk melakukan transaksi pemabayara,” jelas Alvius.

Hal lain dikemukakan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan arus mudik jelang lebaran Idul Fitri 1443 H, pihak telah menyiapkan satu armada fery yang melayani penyeberangan pelabuhan Bira-Pamatata Selayar dan sebaliknya yaitu KMP Kormomolin. Kendati demikian untuk kelancaran arus mudik ini, KMP Kormomolin akan dibackup empat armada fery lainnya, yaitu KMP Bontoharu, KMP Takabonerate, KMP Sangke Palangga serta KMP Balibo. (Diskominfo SP/Im)