17 Perpustakaan Sekolah di Kota Makassar Mengikuti Akreditasi dan Terbanyak di Sulawesi Selatan

oleh -
oleh

Makassar, mitrasulawesi.id — Tahun ini jumlah Perpustakaan Sekolah di Kota Makassar yang mengikuti akreditasi sebanyak 17 Perpustakaan atau meningkat hampir 100 % dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10 Perpustakaan Sekolah.

Kota Makassar tahun ini juga mencatatkan jumlah terbanyak untuk akreditasi Perpustakaan kategori reguler di Sulawesi Selatan. Kota Makassar 17 Perpustakaan atau 89%, Kabupaten Pangkep 1 Perpustakaan dan Kabupaten Sinjai 1 Perpustakaan.

“Makassar paling banyak tahun ini yakni 17 Perpustakaan dari total 19 Perpustakaan yang mengikuti akreditasi reguler di Sul-Sel. Selain reguler ada relaksasi yang nilainya hanya C sedangkan reguler bisa mendapatkan nilai A,” ungkap Anton Alfian dari Perpustakaan Nasional RI

Jumlah asesor yang ditugaskan oleh Perpustakaan Nasional RI untuk memberikan penilaian akreditasi di Sulawesi Selatan sebanyak 4 orang yakni Mustafa dari Perpustakaan Nasional, Syamsul Arif dan Andi Amriana dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sul-Sel serta Tulus Wulan Juni dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Keempat Asesor sebelum melakukan penilaian diterima langsung oleh Kadis Perpustakaan Provinsi Sul-Sel, Moh. Hasan dan Kadis Perpustakaan Kota Makassar, Tenri Apalallo di Kantor Dinas Perpustakaan Provinsi Sul-Sel, Rabu (24/08).

Baca Juga:  Terupdate Hingga H-1, Peserta Selayar International Half Marathon 2019 Kian Bertambah

Kadis Perpustakaan Provinsi Sul-Sel dalam sambutan penerimaannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan termasuk Kepala Sekolah yang telah berupaya menghadirkan perpustakaannya sesuai standar. “Target kita di Sul-Sel banyak perpustakaan yang mengikuti akreditasi. Perpustakaan kita harus nyaman, menyenangkan dan tentunya sesuai standar. Jangan sampai seperti Sekolah yg saya datangi pintu perpustakaannya tertutup rapat dan kuncinya bingung dicari,” kenang Moh. Hasan saat mengungkapkan pengalamannya.

Kadis Perpustakaan Kota Makassar yang turut hadir memberikan semangat kepada seluruh peserta akreditasi khususnya 17 Perpustakaan Sekolah dari Kota Makassar tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya melihat semangat para Kepala Sekolah, Kepala Perpustakaan dan Pustakawan yang memenuhi tahapan asesmen.

“Saya harus memberi semangat agar literasi di Kota Makassar terus meningkat apalagi Bapak Walikota Makassar sudah menargetkan akan ada 100 Sekolah Bintang Lima yang salah satu syaratnya dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sekolahnya memiliki perpustakaan sesuai standar,” terang Tenri.

Peserta Akreditasi selama 2 hari yakni pada hari Rabu dan Kamis (24-25/08) mengikuti tahapan penilaian dari Asesor yakni di hari pertama verifikasi borang akreditasi yang telah dikumpulkan sebelumnya dan hari kedua visitasi/ kunjungan langsung ke Perpustakaan. Saat visitasi masing-masing asesor didamping 2 orang Pustakawan dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sul-Sel dan 2 orang Pustakawan dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Kadis Perpustakaan Kota Makassar bahkan ikut serta mendampingi Asesor ke beberapa sekolah untuk memberikan dukungan dan semangat termasuk Kepala Bidang Layanan Perpustakaan, Alih Media dan TI Dinas Perpustakaan Makassar.

Baca Juga:  Melalui DISPORA, Pemerintah Sul-Sel Berikan Perhatian Terhadap Atlet

Komponen yang menjadi penilaian akreditasi Perpustakaan terdiri dari 6 komponen yakni Koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan Perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan serta komponen penguat yang didalamnya ada inovasi dan kreativitas masing-masing perpustakaan. Setiap komponen ada indikator kunci yang harus dipenuhi karena penilaian akhir adalah akumulasi dari semua indikator. Khusus indikator jumlah koleksi pada komponen koleksi menjadi syarat mutlak perpustakaan. Jumlah koleksi minimal Perpustakaan baik buku fisik maupun e-book yang mengikuti akreditasi sebanyak 1.000 judul.

Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang juga tim Asesor, Tulus Wulan Juni tidak menyangka jika tahun ini bisa lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah ini semua berkat usaha keras kita semua terkhusus kepala sekolah, guru dan tenaga perpustakaannya yang hebat-hebat dan luar biasa termasuk teman-teman Pustakawan kami dari Dinas Perpustakaan Makassar dan Tim IT yang sudah mendukung kami melalui program Sentuh Pustaka atau akronim dari Semua Membantu Menghidupkan Perpustakaan. Sebenarnya ada 20 Perpustakaan yang berani ikut setelah diberikan pendampingan persiapan akreditasi namun yang berani sekali cuma ada 17 Perpustakaan Sekolah,” Ungkap Tulus.

Baca Juga:  Camat Simbang dan Stafnya Terjaring OTT Kejari Maros

Perlu diketahui bahwa salah satu keberhasilan meningkatnya peserta akreditasi perpustakaan sekolah di Kota Makassar karena adanya program Inovasi Sentuh Pustaka dari Dinas Perpustakaan Makassar yang tahun 2021 telah mendapatkan penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan-RB dan program pendampingan persiapan akreditasi PASTII PAS atau akronim dari Pendampingan Khusus Perpustakaan Lima Hari Persiapan Akreditasi sebagai inovasi baru 2022. Dampak dari program ini akhirnya ada 36 Perpustakaan Sekolah di Kota Makassar terakreditasi dengan rincian tahun 2020 sebanyak 9 Perpustakaan Sekolah, Tahun 2021 sebanyak 10 Perpustakaan Sekolah dan tahun ini, 2022 sebanyak 17 Perpustakaan Sekolah.(Rls/Tim)

Tinggalkan Balasan