Dapat Nomor Urut 2, ini Harapan Dr. Dahlan Bakal Calon Rektor IISIP YASIP

oleh -

Biak,Mitrasulawesi.id– Perjalanan Pemilihan Bakal Calon Rektor Kampus Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik (IISIP) Yayasan Pendidikan Islam Di Tanah Papua (YAPIS) menuai perjalanan baru, hal ini di buktikan dengan penetapan nomor urut pemaparan kertas kerja Bakal Calon Ketua Rektor yang telah ditetapkan Panitia Pelaksana.

Tepat pada Selasa 13 September Panitia melakukan pencabutan nomor urut bakal calon Rektor IISIP YASIP periode 2022-2026, dirangkaikan dengan penyampaian tata tertib etika Penyajian Kertas Kerja dalam Forum Terbuka Pemaparan Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor.

Baca Juga:  Polda Sulsel Intensitas Penindakan 60 Persen Pelanggaran Lalin

Salah satu Bakal Calon yang selaras dengan program pemerintah Pusat untuk pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, hanya Dr. Dahlan S.Pd, M.Pd, M.Si., yang mendapat nomor urut 2 pada saat pencabutan nomor urut pemaparan kerja kerja hal ini membuat Bakal Calon Rektor ini mengharap mekanisme penyampaian yang akan berlangsung pada tanggal 15 September menjadi ajang pemaparan Visi Misi yang dapat membangun citra institusi.

Baca Juga:  Tidak Jujur dari Zona Merah, 76 Pegawai Rumah Sakit Kelimpungan

Dr Dahlan pun sebagai bakal calon Rektor, berkomitmen untuk menjunjung tinggi mekanisme dan tata tertib pemaparan yang telah di sosialisasikan oleh paniti pemilihan.

“Harapan Saya sebagai bakal calon Rektor proses pemaparan kertas kerja (visi, misi, dan program kerja dapat menggambarkan wajah IISIP YIPIS biak 4 tahun kedepan,” harapnya.

Baca Juga:  Mengupas Peradaban Pattallassang, di Masa Lampau di Hadiri Raja Gowa

Kampus yang memiliki 2 Fakultas,
Fakultas Ilmu Administrasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Ilmu Politik serta Program Pascasarjana akan terus menjadi barometer terbaik di tanah Papua, buat calon Mahasiswa dan Mahasiswa yang akan mengikuti bangku kuliah.

“Sebagai Bakal Calon akan terus berkomitmen menunjukkan demokrasi yang santu dan berwibawa sekiranya menjadi referensi bagi cabang cabang lain di bawah naungan YAPIS di tanah Papua,” tutupnya.(Ar/tim)

Tinggalkan Balasan