AMPG Gowa Sukses Gelar Workshop Pendidikan Politik, Antusias Peserta Luar Biasa

oleh -

Gowa,Mitrasulawesi.id– Kegiatan Workshop pendidikan Politik yang diselenggarakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Gowa, dikantor Golkar Gowa berlangsung antusias yang dihadiri beberapa sekolah SMA/SMK se-kabupaten Gowa, Kamis (6/10).

Hal itu terlihat saat peserta Workshop memberikan banyak tanggapan dan pertanyaan kepada para narasumber yang mengisi kegiatan.

Dalam kegiatan ini hadir Dr. Ns. Muhammad Basir, S.Kep., M.Kes (Komisioner KPU Gowa), Drs.H.Ambas Syam MS, ketua DPD II Kabupaten Gowa, Ir.H.Baharuddin Gessa (Anggota DPRD Gowa), Andi Isyraq Ni’am Ambas (Ketua AMPG Gowa), Andi Muh Suryansyah Azis (Sekertaris AMPG Gowa), Muh. Furqan Naiem (Bendahara AMPG Gowa) Perwakilan Bawaslu Gowa, dan pengurus AMPG Gowa.

Baca Juga:  Hari Kedua Festival Budaya Maritim Selayar 2023 Perkenalkan Budaya Kelapa

Kegiatan Workshop Pendidikan Politik, menjadi sebuah barometer baru dalam kegiatan AMPG apalagi kegiatan ini melibatkan siswa (i), untuk mengetahui sampai dimana pemahaman politik para pelajar.

Menurut ketua AMPG Gowa, kegiatan ini sebagai ajang perkenalan dan menggali pemahaman para peserta didik terkait kondisi kebangsaan saat ini.

Baca Juga:  KNPI Selayar Bantu Korban Kebakaran di Desa Tamalanrea

“Kegiatan ini memang kami adakan sebagai bentuk perhatian digenerasi Milenial agar dapat memperhatikan kondisi Indonesia khusunya di bidang politik,” tutur Andi Isyraq.

Kegiatan dengan tema “Menggali Potensi Milenial Dalam Pemahaman Politik ” melibatkan Siswa (i) SMA/SMK yang ada di kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah jumlah seluruh peserta ada 51 orang, dari berbagai sekolah yang ada di Gowa dan ini membuktikan antusiasme pelajar dalam kondisi bangsa saat ini,” cetusnya saat dikonfirmasi media.

Baca Juga:  Untuk Menjaga Ancaman Disintegrasi, Rapsel Ali Sosialisasikan Nilai nilai Pancasila di Makassar

Hal senada yang disampaikan Muh Furqan Naiem yang juga bendahara AMPG Gowa, menurutnya Kegiatan ini, menjadi sebuah ajang untuk membuka cakrawala berfikir para peserta untuk lebih peka dalam melihat kondisi bangsa saat ini.

“Generasi saat ini sangat jarang ditemukan para generasi Milenial yang mau memperhatikan kondisi Indonesia, khususnya dalam kemajuan bangsa dan negara,” tutupnya.(Ar/tim)

Tinggalkan Balasan