Guru SD Ini Bantah Tudingan Penipuan yang Dilaporkan ke Polres Selayar

oleh -

Selayar, mitrasulawesi.id – Terkait berita Guru ASN yang dilaporkan Bau Malang ke Polisi atas dugaan penipuan dengan alasan meminjam Sertifikat dan BPKB mobil dibantah Andi Defia Ningsi Guru SD Inpres Benteng 2 Selayar.

Ia mengatakan bahwa apa yang ditudingkan pada dirinya itu tidak benar. Termasuk BPKB mobil yang diambil paksa dari tangan Bau Malang.

“Saya tidak pernah meminjam sertifikat untuk dijadikan jaminan di koperasi. Karena yang bermohon ke koperasi dan menerima uang setelah pencairan itu, ibu Bau Malang sendiri. Tapi uangnya dibagi dua antar ibu Bau Malang dengan ibu kandung saya (Sumiati, red). Jadi yang terima uang saat pencairan adalah ibu Bau Malang sendiri di Koperasi Berkat sebesar Rp 60 juta, itu diserahkan langsung oleh pihak Koperasi Berkat,” terang Ningsi di Warkop Klasic, Rabu, (4/10/23) Malam.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, TNI- Polri Salurkan 150 Masker Gratis

Adapun saya hanya sebagai penjamin atas pinjaman tersebut. Kemudian pernyataan peminjaman sertifikat yang saya tandatangani itu nanti setelah uang tersebut cair di koperasi, karena uang tersebut dibagi 2 antara mereka.

Baca Juga:  Wujudkan Pemimpin Berintegritas, IMHASS Makassar Gelar Dialog Internal

Hal itu merupakan kesepakatan kami dengan ibu Bau Malang, sebagai antisipasi dikemudian hari terjadi apa-apa terhadap pemilik sertifikat rumah tersebut yang sudah sering sakit dan tidak memiliki anak kandung. Jadi pernyataan itu sebenarnya bagian dari upaya Ibu Bau Malang bahwa dia memiliki sertifikat yang mereka pakai sebagai jaminan di koperasi.

Baca Juga:  IRT Berinisial ID Ditangkap Reskrim Polres Selayar Gegara Mencuri Emas

Berhubung dengan BPKB yang dijadikan jaminan pinjaman di salah satu Pembiayaan di Makassar itu atas nama saya karena Bau Malang sudah tidak bisa karena usianya yang sudah tua sesuai aturan Pembiayaan. Sehingga dia minta tolong ke saya supaya atas nama saya yang meminjam, dan pakai BPKB mobilnya sebagai jaminan, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.