Pertina Sulsel Siapkan 12 Atlet Menuju PON XXI Aceh 2024

oleh -

Sedangkan dari kategori putri diantaranya Maria (kelas 57 – 60kg), Feby Meilanda (kelas 54 – 57 Kg), Hindriawati Haer (kelas 52 – 54 Kg dan Andini di kelas 45 – 48 Kg.

Harpen menjelaskan usai Pra PON sebelumnya, para atlet ini sudah disiapkan dengan baik bahkan latihan rutin digelar agar bisa mendapatkan hasil maksimal.

“Lokasi latihan ini ada dua yakni di GOR Pemuda di Jalan AP Pettarani dan di Kodam Hasanuddin. Mudah-mudahan persiapan baik bisa meraih hasil maksimal,” katanya.

Baca Juga:  Jadi Pembina Upacara, Sekcam Mariso Harap Jajarannya Lebih Disiplin Beri Pelayanan Prima

Pada acara buka puasa tersebut, ke 12 atlet ditampilkan kemudian dilakukan penyerahan alat latihan secara simbolis yang diwakili oleh pengurus KONI Sulsel Herman Hading kepada Ketua Pertina Sulsel Harpen Reza Ali dan langsung diberikan kepada para atlet.

Wakil Ketua IV KONI Sulsel Prof Wasit Thalib mengatakan, Pertina Sulsel ini salah satu cabang olahraga yang paling aktif di Sulsel. “Buktinya sekarang berhasil loloskan 12 atlet di PON Aceh Sumut nanti,” katanya.

Selain itu lanjut dia, saat Pertina Sulsel saat pelaksanaan Pra PON di Makassar dulu, KONI Sulsel hanya sedikit memberikan bantuan. Namun Pertina Sulsel berhasil menjalankan semua kegiatannya.

Baca Juga:  Jajaran Bapenda Makassar Turut Hadiri Post Rakorsus Persiapan Menuju Makassar Metaverse

“Ini patut kita apresiasi karena sedikit bantuan tapi mereka berhasil lakukan dengan sukses, bahkan banyak meloloskan atlet untuk PON nanti,” jelasnya.

Mantan Ketua Pertina Sulsel Adi Rasyid Ali mengatakan, Pertina Sulsel saat ini sudah sangat luar biasa. Hanya saja memang butuh dukungan anggaran dari KONI Sulsel.

“Tapi kita tau sekarang KONI Sulsel juga masih kekurangan anggaran. Padahal PON sudah di depan mata,” katanya.

Baca Juga:  Empat Pimpinan DPRD Sulbar Resmi Dilantik

Dirinya menjelaskan, saat menjabat sebagai Ketua Pertina Sulsel dirinya mengusulkan program yang namanya D’Boss yaitu Desain Besar Olahraga Sulawesi Selatan. Dan diharap kata dia, ini bisa kembali diajukan

” Karena kalau mau berprestasi tentu anggarannya juga harus prestasi, kalau kurang mau bikin apa. Mengelola cabor ini memang agak susah, dan pengurus harus siapkan dana cadangan,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan