Jk menambahkan, PMI menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dari korban bencana tersebut. Seperti air bersih, kebutuhan perlengkapan perempuan dan anak, alat dan kebutuhan kesehatan serta makanan. Tak hanya itu, PMI bahkan siap bekerja di lokasi bencana hingga berbulan-bulan.
“PMI itu sampai pada rekonstruksi dan rehabilitasi serta sanitasi. Bahkan PMI juga siap membantu dalam membuat sistem sanitasi,” tegas JK lagi.
Ditanya soal Huntara, JK menegaskan belum terlalu dibutuhkan. Pasalnya, PMI akan lebih memprioritaskan rehabilitasi terhadap rumah-rumah warga.
Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024, akhir pekan lalu. Sejumlah daerah diketahui terkena dampak paling parah, yakni Kabupaten Agam, kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Tanah Panjang dan Kabupaten Padang Pariaman.
akibat bencana ini, 44 orang dinyatakan meninggal dunia dan ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi. (*)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Lewati ke konten
