Jakarta, mitrasulawesi.id – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyampaikan keprihatinannya atas eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan di kediamannya di Jakarta,minggu (01/03/2026) dalam momentum bulan suci Ramadan.
Dalam keterangannya, Jusuf Kalla menyoroti meningkatnya ketegangan dan serangan yang melibatkan sejumlah negara, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Ia menilai situasi tersebut sangat memprihatinkan, terutama karena terjadi di tengah upaya perundingan.
“Dari segi etik, jika sedang berunding seharusnya tidak ada serangan. Ini keadaan yang sangat memprihatinkan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menyinggung dinamika politik di Iran pasca wafatnya pemimpin tertinggi negara tersebut, serta adanya berbagai kelompok internal yang memiliki kepentingan berbeda. Menurutnya, kondisi tersebut memperumit situasi kawasan.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
