Sebulan Bersama Satgas TMMD, Warga Batangmata Sapo Mulai Merasa Kehilangan

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene.

Suasana haru mulai terasa di tengah masyarakat. Setelah hampir sebulan hidup berdampingan, warga perlahan merasa kehilangan sosok para personel Satgas TMMD yang selama ini hadir, bekerja, dan berbaur bersama masyarakat. Rabu (20/05/2026).

Kebersamaan antara warga dan prajurit TNI dari matra AD, AL, hingga AU tak hanya meninggalkan pembangunan fisik, tetapi juga ikatan emosional yang mendalam.

Kehadiran para satgas di tengah masyarakat telah menjadi bagian dari keseharian warga Batangmata Sapo.

Hal itu disampaikan tokoh masyarakat sekaligus mantan Lurah Batangmata Sapo selama delapan tahun, Abdul Hamid, saat berbincang dengan Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto selaku Dansatgas TMMD ke-128 usai salat Ashar di Masjid Nurul Yaqin Muhammadiyah, beberapa waktu lalu.

Di hadapan Dansatgas, Abdul Hamid menyampaikan harapan besar masyarakat agar pembangunan jalan tani yang telah dibuka melalui program TMMD dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah.


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses