SELAYAR, mitrasulawesi.id – Sejumlah orang tua murid SDI 78 Lebo, Desa Laiyolo Lama, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, mengeluhkan kebijakan Kepala Sekolah Hasni yang mewajibkan siswa membawa tiang balok dan pagar bambu.
Bukan hanya itu, Kepala Sekolah memerintahkan semua orang tua murid disuruh membuat pagar sekolah.
Orang tua murid menilai tindakan tersebut dinilai arogan dan disertai dugaan ancaman tidak naik kelas bagi yang tidak mampu.
Hal itu berdasarkan keluhan salah satu orang tua murid yang diterima mitrasulawesi.id, Senin (22/06/2026), perintah membawa material pagar.
Awalnya disuruh bawa 2 balok tiang, kemudian ditambah lagi 2 balok. Tidak hanya siswa, orang tua murid juga diminta terlibat langsung membuat pagar sekolah.
Salah seorang orang tua murid berinisial AJ mengaku rapor anaknya belum diberikan karena belum memenuhi permintaan tersebut.
“Sampai saat ini rapor anak saya tidak diberikan karena tidak mampu bekerja pagar. Semua murid diwajibkan membawa tiang patok dan pagar,” ujar AJ kepada mitrasulawesi.id.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

