Selayar, mitrasulawesi.id – Tenggelamnya KM Nurul Salsa, kapal pengangkut barang dan penumpang rute Pasimasunggu – Benteng Selayar, Rabu (15/7/2026), masih menjadi perhatian.
Hingga Kamis (16/7/2026), operasi pencarian korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, TNI AL, dan Sat Polairud Polres Kepulauan Selayar.
Kapal dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di tengah gelombang tinggi seharian.
Kondisi semakin diperparah setelah air masuk ke ruang mesin, hingga akhirnya KM Nurul Salsa tenggelam.
4 Orang Masih Dalam Pencarian. Kasat Polairud Polres Kepulauan Selayar Iptu Amat Soedachlan mengatakan, awalnya kapal direncanakan ditarik ke Jampea.
“Penumpang sudah di evakuasi di Dermaga Jampea,” kata Amat Soedachhlan saat dikonfirmasi, Kamis (16/7)
Namun upaya itu tidak bisa dilakukan karena air sudah terlalu banyak masuk ke dalam kapal.
“Penumpang saja yang diselamatkan sedangkan kapal tersebut tenggelam karena sudah banyak masuk air. Penumpang yang masih dalam pencarian sekitar 4 orang,” ujarnya.
Sebelumnya, informasi beredar menyebut ada 10 orang yang belum dievakuasi. Namun data terbaru menyebut jumlahnya 4 orang.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Lewati ke konten
