Rumah Warga dan Kapal Nelayan Dusun Magatti Pasimasunggu Rusak Akibat Gempa

oleh -

SELAYAR, MITRASULAWESI.ID – Dampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi, menyebabkan kerusakan parah di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar.

Rumah warga dan kapal nelayan di Dusun Magatti, Desa Labuang Pamajang, Kecamatan Pasimasunggu, dilaporkan rusak akibat hantaman gelombang pasang yang terjadi pasca guncangan gempa.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, sejumlah kapal nelayan milik warga Dusun Magatti tampak hancur dan terdampar di bibir pantai. Kondisi kapal rusak berat, lambung pecah, dan rangka kayu berserakan.

Lumpur dan sampah juga menutupi area pesisir, menandakan kuatnya dorongan gelombang yang masuk ke daratan.

Selain kapal, rumah warga juga tidak luput dari dampak. Terlihat sebuah rumah panggung berdinding seng biru mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kayu dan perabotan berserakan, atap seng terlepas.

Di dalam salah satu rumah, terlihat perabotan seperti meja dan barang-barang rumah tangga terendam air dan lumpur. Bekas ketinggian air masih jelas terlihat di dinding.

Kejadian ini menambah daftar kerusakan di Kepulauan Selayar setelah sebelumnya 16 rumah di Desa Bonea, Pasimarannu juga terendam air pasang.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah kecamatan bersama aparat desa masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti rumah dan kapal yang rusak, serta kerugian yang dialami warga.


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses