Masamba Culture Carnaval di Lutra Gunakan Pakaian Wanita Menjadi Sorotan

oleh -
oleh
Karnaval Budaya “Masamba Culture” Carnaval di depan Rujab Bupati Luwu Utara.

 

LUTRA, mitrasulawesi.id – Kegiatan Karnaval Budaya yang bertajuk Masamba Culture Carnaval yang diadakan di depan Rujab Bupati Luwu Utara, kamis (15/04/19) kemarin, menjadi sorotan Politisi dan sejumlah tokoh masyarakat.

Pasalnya, kegiatan yang digelar Pemda Luwu Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menampilkan kostum yang dinilai tidak beradab dan tidak mencerminkan budaya lokal.

Karnaval yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI tersebut, tampak sejumlah peserta memakai kostum yang “nyeleneh” bahkan ada pria yang gunakan pakaian dalam wanita (BH) tanpa gunakan baju.

Baca Juga:  Diduga Ini Sumber Penyebabnya Terminal Pammatata Terbakar

Anggota DPRD Luwu Utara, Karemuddin, bereaksi keras atas kejadian tersebut. Ketua DPD Partai PAN tersebut menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sangat memalukan.

“Apa serendah ini budaya di kampung kita, jangan pamerkan hal-hal yang membuat orang berdosa karena kita,” kecam Karemuddin, Jumat (16/08).

Baca Juga:  Prihatin Kondisi Kesehatan Pemda Gowa, Serahkan 150 Ribu Masker buat Makassar

Politisi senior itu juga mengingatkan bahwa Luwu Utara mengusung visi misi religius dan harusnya tidak ternodai dengan cara yang tidak beradab.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda Masamba, Hamidun Paturusi juga menyayangkan kejadian tersebut.

“Saya lahir dan besar di Masamba. tidak pernah saya lihat pakaian adat seperti itu. Ini adalah bentuk pelecehan budaya dan akan kami polisikan hal ini,” tandasnya.

Baca Juga:  PLN Luncurkan Velocity - Let's Survey Location with Electric Motorcycle Layani Masyarakat

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak panitia terkait pemakaian kostum pada kegiatan karnaval tersebut. (bms/ibn)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.