Opini: Pasar Oligopoli dan Pasar Monopolistik

oleh -
oleh
Ilustrasi

Opini, MitraSulawesi.id– Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual/beli barang/jasa.

Adapun penggolongan pasar

  • Menurut waktunya

Pasar harian

Pasar mingguan

  • Menurut wujudnya

Pasar abstrak

Pasar konkret

  • Menurut ruang lingkupnya

Pasar domestik

Pasar global (Internasional)

Penulis, Mahasiswa STAI DDI Sidrap Prodi Ekonomi Syariah, Aisyah

Bentuk-bentuk pasar

  • Pasar Persaingan Sempurna
  • Pasar Monopoli
  • Pasar Oligopoli
  • Pasar Monopolistik

Adapun yang ingin kita bahas adalah Pasar Oligopoli & Pasar Monopolistik

Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah suatu jenis pasar yang hanya terdapat beberapa penjual/produsen untuk menyediakan keperluan dari pembeli/konsumen yang banyak di pasar.

Ciri-ciri pasar oligopoli

  • Terdapat banyak pembeli di pasar
  • Hanya ada beberapa penjual
  • Produknya bisa bersifat homogen,dan bisa juga berbeda, namun memenuhi standar tertentu
  • Sulit untuk masuk ke dalam pasar
  • Penggunaan iklan sangat intensif
  • Pengambilan keputusan antar perusahaan sangat mempengaruhi, misalnya: satu penjual menurunkan harga atau memberikan discount, maka penjual yang lainnya akan melakukan rekasi, yaitu melakukan hal yang sama.
Baca Juga:  Guru Antara Profesi dan Pengabdian
Penulis, Mahasiswa STAI DDI Sidrap Prodi Ekonomi Syariah, Risni

Kebaikan pasar oligopoli

  • Dengan adanya penerapan teknologi baru, produsen mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk
  • Adanya kebebasan memilih bagi pembeli
  • Iklan sebagai efesiensi dalam menjalankan kegiatan produksi.

Kelemahan pasar oligopoli

  • Produsen yang telah memiliki modal besar dapat menutup pasar bagi produsen produk sejenis
  • Untuk memasuki pasar dibutuhkan investasi yang besar
  • Adanya persaingan dari produsen untuk mendapatkan pasar
Penulis, Mahasiswa STAI DDI Sidrap, Prodi Ekonomi Syariah, Ryan Saputra

Contoh pasar oligopoli

  • Pabrik semen
  • PLN
  • TELKOM
  • Jasa penerbangan
  • PAM
Baca Juga:  Anarkisme Merajalela, Tanggung Jawab Siapa? Simak Gagasan Zulkarnain Hamson

Pasar Monopolistik

Pasar Monopolistik adalah Suatu bentuk pasar yang banyak produsen yang saling berkompetisi/bersaing dengan produk yang hampir sama/serupa namun memiliki beberapa perbedaan seperti kualitas, bentuk, dan ukuran.

Ciri-ciri pasar monopolistik

  • Terdapat banyak produsen/penjual namun tidak sebanyak pasar persaingan sempurna
  • Barang yang dijual terdeferensiasi/berbeda corak (merk, mutu, kualitas, model, bentuk, teknologi, dan lain-lain)
  • Produsen mampu mempengaruhi harga (price maker)
  • Produsen lain mudah masuk ke dalam pasar, namun produsen yang ingin memasuki pasar harus mampu menciptakan produk dengan jenis berbeda dan lebih menarik dari produk lainnya.
  • Iklan/promosi produk sangat dibutuhkan

Kebaikan pasar monopolistik

  • Terdapat inovasi produk, yang dapat memudahkan konsumen dalam memperoleh barang sesuai dengan selera
  • Konsumen mendapatkan pelayanan yang baik karena perusahaan ingin memuaskan pelanggan demi mengisolasi dirinya dari persaingan
Baca Juga:  Opini : Pesantren Dan Tantangan Zaman

Kelemahan pasar monopolistik

  • Biaya promosi mahal
  • Terjadi pemborosan sumber daya ekonomi
  • Konsumen membayar harga barang yang lebih tinggi dari MC-nya

Contoh pasar monopolistik

  • Pabrik rokok
  • Pabrik motor
  • Pabrik mobil
  • Pabrik terigu
  • Pabrik mie
  • Pabrik sabun
  • Pabrik odol

Penulis, Aisyah, Risni, Ryan Saputra 


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.