PMII dan Hipermata Takalar : Meminta Janji Politik Setelah Usai Pelantikan DPRD Kab. Takalar yang Baru

oleh -
oleh

Takalar, Mitrasulawesi.id — Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, dibanjiri aksi demonstrasi yang berlangsung di depan kantor DPRD Takalar, Senin (26/8).

Aksi demonstrasi ini, telah berlangsung dipinggir jalan dekat kantor DPRD Kab. takalar,  saat sementara proses jalannya rapat paripurna dan pengambilan janji sumpah anggota DPRD Takalar masa jabatan 2019-2024.

Baca Juga:  Sambut Tim Surveior Reakriditasi - Wabup Lutra Sebut Tingkatkan FKTP

Setelah usai kegiatan tersebut, barulah masa aksi demonstrasi dari PMII dan Hipermata mendekat gerbang dari kantor DPRD Kab.Takalar, untuk memberikan orasi. Dimana orasi ini, meminta agar anggota DPRD Takalar yang telah diambil sumpahnya. Dapat segera mungkin merealisasikan janji-janji politiknya saat kampanye.

Puluhan kader PMII dan Hipermata sedang menyuarkan aspirasinya, dalam aksi di depan gedung DPRD Kab. Takalar.
Puluhan kader PMII dan Hipermata sedang menyuarkan aspirasinya, dalam aksi di depan gedung DPRD Kab. Takalar.

 

Baca Juga:  Dimasa Pandemi OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman

Puluhan kader Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan puluhan kader Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) menggelar aksi demostrasi untuk mengingatkan para anggota dewan yang terpilih.

“Kami turun ke jalan untuk mengingatkan para anggota dewan akan banyak terlibat KKN, sehingga di priode selanjutnya, tidak ada lagi peristiwa serupa,” tutur salah seorang massa aksi.

Baca Juga:  Evaluasi Kinerja, Camat Panakkukang Kumpulkan Pengawas Kebersihan

Aksi ini pun usai, saat kumandang adzan sholat dzuhur telah masuk, dimana aparat kepolisian yang berada disekitran massa aksi, melakukan pembubaran. Karena waktu sholat dzuhur telah masuk. (Ube/WD)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.