Polisi Ini Ikut Atraksi Pa’ngaru di Sambali Goreskan Badik

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Pesta adat tahunan Pa’ngaru adalah tradisi Tahunan di Desa Sambali dan beberapa desa lainnya yang ada di Kecamatan Pasimarannu.

Para peserta Pa’ngaru wajib dikenal dan sebelum tampil akan diisi (dibacakan mantra/do’a) oleh tetua adat.

Peserta juga harus merupakan Warga Desa setempat dan bukan dari luar Desa.

Pesta Adat Tahunan digelar pemerintah dan kecamatan Pasimarannu dan masyarakat desa Sambali yang dipusatkan di Depan Masjid Baitul Syakur Dusun Sambali Barat, pada Jum’at (29/09/2023).

Dalam atraksinya para Peserta Pa’ngaru atau biasa disebut “Pendekar” mengikuti Taburan gendang dan panduan para Tetua adat, akan mulai masuk gelanggang.

Diikuti sorak gemuruh Warga setempat yang berbondong-bondong hadir meramaikan kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Lomba Lagu Religi Jelang Peringatan HKG PKK Selayar Ke 51

Mereka akan menampilkan kemampuan gerakan bela diri termasuk mencabut sajam jenis badik yang terselip dipinggang. Sambil melompat-lompat mengacungkan badik masing-masing, kemudian menggoreskan badik di sekitar tubuhnya dan uniknya, tidak menyebabkan luka.

Dalam kegiatan yang dihadiri langsung Oleh Camat Pasimarannu Syamsil, S.Sos, Kapolsek Iptu Abd. Malik, Kepala Desa, para Anggota BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan para peserta Pa’ngaru serta ratusan Warga setempat.

Pa’ngaru dilangsungkan peragaan A’manca. Dalam peragaan ini, Bhabinkamtibmas Desa Sambali Bripka Jaharuddin juga tampil sebagai Peserta.

Bripka Jaharuddin menampilkan kemampuannya dalam mempraktekkan gerakan a’manca. Penampilannya pun disambut hangat warga setempat, yang terus memberikan tepuk tangan dan sorak sepanjang peragaan.

Baca Juga:  Polres Selayar Terjunkan Personil Amankan Malam Takbiran

Beberapa diantaranya juga terpantau mengabadikan momen tersebut dengan merekamnya menggunakan Ponsel.

“Tadi pak Jahar minta izin untuk tampil dengan Warga dalam acara adat, saya izinkan karena memang Beliau adalah Bhabinkamtibmas Desa Sambali dan juga sudah menjadi bagian dari Warga Desa. Ini juga agar masyarakat lebih dekat dan lebih akrab dengan Bhabinkamtibmasnya,” kata Kapolsek Iptu Abd. Malik.

Untuk diketahui, Pesta adat tahunan Pa’ngaru merupakan kearifan lokal di Kecamatan Pasimarannu (Pulau Bonerate) yang dilakukan untuk memupuk silaturahim antar warga Desa maupun dari Warga Desa lain.

Bukan hanya atraksi dan peragaan, pada kegiatan ini warga akan menyiapkan Sajian yang cukup melimpah dan dapat dinikmati oleh siapapun yang hadir.

Baca Juga:  Pasca Pelantikan Camat dan Lurah, Bupati Basli Ali Tekankan Koordinasi

Menilik sejarah, konon Tradisi ini berawal saat ditemukannya sumber mata air (Sumur Galian) pertama yang ada di Kampung Sambali.

Sebelumnya air bersih sangat susah peroleh. Sehingga mereka bersukacita dan bergembira ria atas rezeky limpahan air bersih dari sang Pencipta melalui sumur tersebut, dengan melakukan pesta adat (Pa’ngaru) yang dilestarikan sampai saat ini. (Humas Polres)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.