Warga Bungadidi Resah, Akibat Tambang Galian C

oleh -
oleh

LUTRA, Mitrasulawesi.Id- Tambang galian C milik Kepala Desa Bungadidi, mengakibatkan masyarakat menjadi resah.

Pasalnya tambang galian c yang berada di Desa Bungadidi Kecamatan Tana Lili ini mendapatkan sorotan serta penolakan oleh warga yang merasa di rugikan akibat adanya aktifitas tambang tersebut.

Bukti protes warga bungadidi, yang terkenak dampak tambang galian c

Penolakan dilakukan karena lokasi tambang yang berada di sungai desa bungadidi ini parah hingga mengikis tanah kebun milik beberapa masyarakat, dengan alasan pembukaan tambang tersebut.

Baca Juga:  Ampi Theater di Resmikan, PJ Wali Kota Makassar Harap Genjot Perekonomian

Hal ini diungkapkan inisial HR warga bungadidi, ia mengatakan Sudah parah mi pak, itu mi kami masyarakat Luwu utara sama Luwu timur di rugikan sekali sama adanya itu tambang galian pak.

Lanjut, masalahnya pak, waktu di buka itu tambang, lain yang bertanda tangan, lain tempatnya menggali, bahkan ada beberapa rumah yang terancam lonsor kalau nanti banjir, Ujarnya melalui via whatshapp, Jumat (23/8/19).

Baca Juga:  Ciptakan Kondisi Aman, Koramil 08/Banyudono Lakukan Patroli

HR juga menginginkan agar aktifitas di lokasi penambangan itu segera ditutup, dikarenakan sudah meresahkan beberapa masyarakat yang memiliki lahan di bantaran sungai bungadidi.

“Saya juga mempertanyakan kok bisa izin tambang bisa terbit, padahal lokasi tambang cuma berada -+ 200 Meter dari jembatan trans sulawesi ?,” kesalnya.

“Mohon pihak dari dinas Perizinan dan pertambangan kabupaten luwu utara, serta Provinsi untuk segera menindak lanjuti laporan kami,” terangnya.

Baca Juga:  Ikuti Instruksi Pj Wali Kota Keluar Masuk Warga, Camat Pimpin Persiapan Posko

HR juga menambahkan tentunya kami sangat dirugikan dengan adanya lahan kami yang terkikis.

“Mengapa tidak, lahan yang terkena galian tersebut terdapat tanaman sawit, dan coklat, intinya kami sangat dirugikan,” tegasnya. (bms)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.