LEMI Gowa Raya Adakan Dialog Daring Diikuti Berbagai Kader Se-Sulawesi

oleh

Gowa,mitrasulawesi.id–Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LEMI) Hmi Cabang Gowa Raya kembali mengadakan diskusi daring untuk kedua kalinya dengan membahas tema “Budaya Organisasi dan Group Cohesiviness dalam Tata Kelola Organisasi, Rabu (3/21).

Disela diskusi dr.Hasanuddin selaku narasumber menyampaikan, budaya organisasi dapat dikatakan baik bila didalam terdapat kelompok-kelompok kecil, yang melakukan aktivitas berdasarkan tujuan organisasi. Sebaliknya, jika ada kelompok kecil berbuat tak sesuai tujuan organisasi, melainkan untuk kepentingan pribadi maka budaya organisasinya tentu tidak sedang baik-baik saja.

“Ketika jalannya organisasi terdapat masalah, maka harus diselesaikan sampai tuntas, karena di satu maslah bisa memunculkan anak-anak masalah. Anak masalah ini di maksud ternak masalah, mengutip perkataan mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Idris Arif ,” ungkap Peneliti Senior lembaga Perdana.

Tak pula Ismail Suardi Wekke menyampaikan terlepas diskusi rutin Lemi, akan dibuatkan artikel jurnal ekonomi dari hasil pendiskusian nantinya.

“Ini sementara dibahas nama jurnal bersama pengurus Lemi Hmi cabang Gowa Raya,” ungkap Akademi Tunas Cendekia Indonesia & The Jusuf Kalla Research Center for Bugis Makassar Cultural Studies Universitas┬áMuslim Indonesia.

Diskusi daring ke 2 Lemi Hmi cabang Gowa Raya dihadiri 20 lebih peserta yang berasal dari berbagai daerah mulai Gowa, Sinjai, Gorontalo, Makassar hingga Jakarta.(rls/tim)