Kepemimpinan Basli – Saiful Sukses Naikkan Income Per Kapita Masyarakat Selayar

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Mendasari data Badan Pusat Statistik (BPS), Kepemimpinan Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali – H. Saiful Arif selain sukses menurunkan tingkat kemiskinan diwilayahnya juga mampu mendongkrak income per kapita masyarakat Kepulauan Selayar dari tahun ketahun.

Dari data BPS yang diperoleh, tercatat Kabupaten Kepulauan Selayar berada diurutan ke 9 dari 23 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan untuk Tahun  2021 dengan Pendapatan Per kapita sebesar Rp. 49.540.000 pertahun.

Baca Juga:  Aipda Suardi mediasi 2 Warga Binaannya yang Berselisih Paham di Batangmata Sapo

Dengan angka tersebut jika dirata-ratakan, maka tiap penduduk Selayar memiliki pendapatan sebesar kurang lebih empat jutaan perbulannya.

Seiring dengan naiknya pendapatan per kapita, tingkat kemiskinan dalam kurun waktu 2016-2021 pun menurun dari 13,11% menjadi 12,45%. Naiknya pendapatan perkapita ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Selayar dari tahun ke tahun.

Baca Juga:  Diantara Kapal Penyeberangan Bira Pamata, KMP Taka Bonerate Cukup Menempuh 85 Menit

Angka tersebut kemudian diperkuat dengan gini rasio yang hanya diangka 0,354 untuk Tahun 2021.

Dikonfirmasi terkait data tersebut Bupati Basli Ali mengarahkan untuk melakukan konfirmasi langsung dengan pihak BPS selaku sumber data.

Namua ia kemudian mengatakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus bekerja keras dalam upaya melakukan pembangunan diberbagai sektor, termasuk program pemulihan ekonomi masa pandemi.

“Tentu ini menunjukkan bahwa arah dan kebijakan Pemkab Selayar menunjukkan hasil dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:  Lantik 177 Pejabat Fungsional, Sekda Minta yang Tidak Hadir Berkasnya Tak Diproses

Strategi pemerataan pembangunan antara pulau dan daratan khususnya infrastruktur  tentu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Disamping itu peran aktif pemerintah dalam menangani situasi-situasi kritis di masyarakat, melalui program dan kebijakan seperti pemberian bantuan yang bisa menyangga ekonomi serta mengurangi beban masyarakat. (Kominfo-IC)

Tinggalkan Balasan