SELAYAR, mitrasulawesi.id – Seorang guru SMAN 1 Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Asni, membantah adanya siswa keracunan akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut.
Asni yang bertugas menerima MBG di SMAN 1 Selayar menegaskan tidak ada kejadian keracunan selama program MBG berjalan.
“Maaf pak. Dapat info dari mana klo seluruh siswa SMANSA keracunan?? Selama ada MBG blm pernah ada kasus keracunan,” ujar Asni saat dikonfirmasi mitrasulawesi.id, Rabu (29/7/2026).

“Tidak pernah ada kasus keracunan MBG di SMANSA. Tiap hari saya keliling kelas mengawasi dan memantau siswa setelah makan MBG,” tegas Asni.
Bantahan guru Asni di atas berdasarkan informasi dari media online yang beredar terkait dugaan siswa yang mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu MBG di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sementara pihak sekolah, Wakasek Kesiswaan, Abdul Salam, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/7), mengatakan informasi itu salah.
Ia mengakui ada kejadian pada hari Senin sebelum upacara sekolah dilaksanakan, tidak ada hubungannya dengan MBG.
“Sebelum upacara, ada beberapa siswa sering jajan bakso depan sekolah. Siswa ini senang kalau makan bakso kebanyakan pakai lombok botol. Kejadian itu sebelum makan MBG,” ujar Abdul Salam.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Lewati ke konten
