Programkan Green Building, Nipah Mall Sosialisasikan ke Seluruh Tenant

oleh -

Mitrasulawesi.id, Makassar – Nipah Mall & Office Building yang dibangun ditengah perkotaan Makassar sangat mempertimbangkan lingkungan dalam setiap aspek konstruksi dan bangunan.

Dengan itu Nipah Mall dan Office Building berkomitmen penuh untuk memenuhi setiap aspek green building terhadap pembangunannya. Salah satunya melalui proses Sertifikasi Bangunan Hijau di Indonesia berdasarkan penilaian khas Indonesia yang disebut Greenship.

Daud Rianto selaku Greenship Department Head mengatakan, “Status sertifikasi green untuk Nipah Mall & Office Building sudah mendekati pada tahapan pengakuan sebagai green building. Dimana untuk memperoleh sertifikat ini mesti melalui beberapa proses sejak tahap desain sampai operasional gedung,” ungkapnya saat ditemui Press Con,di Bikin-Bikin lt.1, Jumat (11/10).

Adapun tolak ukur diterbitkan oleh institusi independen yang mempunyai wewenang, kemampuan dan diakui keberadaannya. Untuk Indonesia, institusi tersebut adalah GBCI (Green Building Council Indonesia).

Satu tahapan lagi maka Nipah Mall akan menerima sertifikat green building dengan target predikat kategori gold yang direncanakan akan diumumkan pada akhir tahun 2019 ini.

Ricky Theodores selaku COO PT. Kalla Inti Karsa mengatakan, “Mengelola gedung dengan komitmen ramah lingkungan seperti Nipah Mall, tentu saja membutuhkan perhatian khusus dan menyeluruh, termasuk aktifitas, aspek Management dan tentu saja faktor keterlibatan kita sebagai individu,karena suatu bangunan dan lingkungan yang hijau, hasilnya juga akan kembali dinikmati oleh manusia itu sendiri”, tuturnya.

Beberapa program yang telah diusung pihak manajemen Nipah Mall melibatkan beberapa pihak, baik itu dari pihak manajemen, pihak tenant maupun dari pihak customer.

Langkah awal yang diambil oleh pihak manajemen Nipah Mall, yakni mensosialisasikan ke seluruh tenant mengenai Green Building. Sosialisasi tersebut berlangsung tanggal 18 Juli 2019 lalu, dengan memberikan informasi ataupun pengetahuan bahkan gambaran ke seluruh tenant mengenai Green Building. Selain itu, dalam sosialisasi tenant dihimbau untuk ikut berperan aktif dalam mendukung green program Nipah Mall.

Andi Muhammad Imam selaku Tenant Relation Section Head, menuturkan, “Dalam sosialisai yang dilaksanakan oleh pihak manajemen kepada setiap tenant Nipah Mall sangat menekankan mengenai penerapan regulasi green program sehingga dapat terealisasi secara efektif,” tuturnya.

Penerapan regulasi dari pihak manajemen Nipah Mall berupa, tenant menyiapkan kemasan pengganti kantong plastik, menerapkan kantong plastik berbayar, seluruh tenant menawarkan pilihan penggunaan plastik kepada customer, setiap tenant memasang himbauan atau informasi terkait green program, tenant F&B menyajikan minuman tanpa sedotan, dan free plastic counter. Pengecekan terhadap regulasi green program ke setiap tenant dengan menggunakan form penilaian yang berlangsung setiap sebulan pada minggu pertama.

Beberapa tenant telah menyadari dan melakukan aksi green program lebih awal sebelum pihak manajemen NIPAH Mall melakukan sosialisasi. Aksi yang dilakukan oleh pihak tenant, salah satu diantaranya mengurangi maupun mengganti penggunaan kantong plastik menjadi tote bag dan untuk tenant F&B mengganti sedotan plastik dengan sedotan dari pati jagung yang dapat terurai cepat secara alami. Bahkan beberapa tenant menjual straw dan tumbler untuk ditawarkan ke setiap customer.

Aksi lainnya yang dilakukan pihak manajemen selain sosialisasi ke pihak tenant NIPAH Mall, yakni menyiapkan beberapa fasilitas berupa penyediaan area parkir sepeda yang mudah terlihat, menyiapkan signage untuk informasi letak parkir sepeda, trash bin branding. Selain itu, konten green campaign pada seluruh media promosi untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan tanpa ada kesan menakuti, sehingga masyarakat menyadari betul tanpa ada rasa tekanan namun murni karna kepedulian terhadap lingkungannya.

Nipah Mall & Office Building juga bekerjasama dengan komunitas yang bergerak di bidang lingkungan. Salah satu komunitas yang digandeng untuk bekerjasama yakni komunitas dari Makassar Berkebun. Makassar Berkebun adalah pilot project untuk menciptakan lahan hijau di tengah kota Makassar.