Refleksi Harla 50 Tahun, IMDI Gowa Gelar Dialog

oleh -
Ikatan Mahasiswa Darud Da,wah wal-Irsyad ( IMDI ) Cabang Kabupaten Gowa Gelar Bazar dan Dialog di Wheels Coffee

GOWA, MitraSulawesi.id–Ikatan Mahasiswa Darud Da,wah wal-Irsyad ( IMDI ) Cabang Kabupaten Gowa Gelar Bazar dan Dialog di Wheels Coffee, Kamis 17/10/19.

Dialog yang di laksanakan oleh Ikatan Mahasiswa DDI ( IMDI ) merupakan bentuk refleksi kembali Harlah 50 tahun. Dialog tersebut di hadiri 50 kader IMDI dan beberapa narasumber diantaranya, Ridwan Idris, Askar Hamza, Nur Khaliq, Ainul yakin, Andriadi dan Moderator Kakanda Abd Malik selaku Ketua Cabang IMDI Gowa.

Ketua Cabang IMDI Gowa, Abd Malik mengatakan bahwa acara dialog ini merupakan bentuk upaya penyamaan Visi melihat usia IMDI yang sudah memasuki 50 tahun.

” Tentunya IMDI bukan lagi usia yang seperti anak kecil yang harus bawel manja dan tidak produktif “, Ungkapnya pada saat membuka acara.

Abd Malik juga berharap bagaimana kemudian IMDI sebagai salah satunya organisasi nasional perwakilan Indonesia timur mampu hadir sebagai wadah progres dan visioner dan berpikir kedepan yang dimana tentunya hadir sebagai bagian dari solusi dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa dan agama.

Tidak hanya itu, Ridwan Idris sebagai Pembina sekaligus narasumber dalam Dialog tersebut menganggap bahwa Konsilidasi merupakan langkah untuk menguatkan kembali Organisasi terkhusus IMDI itu.

” Usia 50 merupakan usia yang cukup lama namun hal ini masih begitu banyak permasalahan dalam internal IMDI itu sendiri, sehingga penguatan kaderisasi merupakan sesuatu yang sangat penting “, ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat IMDI, Nur Khalid yang turut hadir sebagai narasumber dalam Dialog tersebut menganggap untuk membangun suatu lembaga dibutuhkan pemikiran yang global.

” Mengingat IMDI harus mampu bersaing dengan lembaga-lembaga lain untuk progres dan hilangkan pikiran lokal tentang kelembagaan tersebut bahkan ini harus di akui, dan hari ini IMDI sudah memperbaharui dan menata kembali organisasi IMDI mulai dari struktural pedoman kaderisasi bahkan sampai pada teknis kerja kelembagaan “, tutupnya.(hk)