Target PAD Alat Berat PUPR Luwu Terancam Tidak Capai Target

oleh -

Luwu, Mitrasulawesi.id- Besar pasak dari pada tiang, ungkapan ini layak disematkan kepada Pengelola alat berat PUPR yang capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk alat berat (Alber) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dinilai tidak mencapai target di akhir tahun 2020.

Hal tersebut telah disorot oleh Anggota DPRD Luwu yang telah mempertanyakan pemasukan daerah dari alat berat, yang baru Rp. 41 juta. Padahal targetnya Rp. 1,3 miliar.

Wahyu Napeng anggota DPRD Luwu mengatakan pemasukan ke kas daerah baru mencapai Rp. 41 juta, sementara biaya perbaikan yang keluar, sudah mencapai Rp 300 juta lebih. “Sangat disayangkan, sekarang sudah bulan Oktober, tersisa dua bulan lagi, sementara target PADnya Rp. 1, 3 miliar,” kata Wahyu Napeng.

Sementara Andi Hasbudi Mattotorang kepala seksi alat berat Dinas PUPR mengatakan anggota DPRD Luwu harus berfikir rasional. Alasannya kata dia, dirinya menjabat sebagai kepala seksi baru dua bulan, sementara capaian Rp. 41 juta itu dari pejabat sebelum dia.

“Rasionalnya begini, saya menjabat baru dua bulan, sehingga tidak mungkin dalam waktu sesingkat itu, bisa langsung capai target,” kata Andi Hasbudi, Jumat 02/10/20.

Dia optimistis target PAD Rp 1,3 miliar dapat terpenuhi sebelum akhir tahun. “Masalahnya ada beberapa alat yang rusak dan tidak bisa digunakan serta diperparah dengan alat berat di Walmas yang tidak ada pemasukan sama sekali,” ujarnya.

Sementara soal reklamasi pantai di villa milik Bupati Luwu, Andi Hasbudi menyebut alat berat PUPR disewa kontraktor pembangunan rumah nelayan. Kebetulan lokasinya berada tidak jauh dari villa tersebut, “tutupnya”.