Bupati Basli Ali Resmikan Hotel Tanjung Merayu

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, resmikan pengoperasian Hotel Tanjung Merayu, di Appabatu Desa Parak,
Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar. Minggu, (25/7/2021), ditandai dengan Pembunyian Gendang, Pemukulan Gong dan Pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan beberapa fasilitas Hotel Tanjung Merayu.

Peresmian ini menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat, sehingga Managemen Hotel Tanjung Merayu, hanya menyiapkan 50 undangan untuk peresmiannya, sesuai protap Covid – 19.

Hadir diantaranya selain Bupati Basli Ali, beberapa Kepala OPD dan beberapa undangan lainnya.

Beberapa saat sebelum peresmian mewakili Manager Hotel Tanjung Merayu, H. Basodaeng mengatakan peresmian Hotel Tanjung Merayu, semoga dapat diridhoi oleh Allah SWT yang diwarnai masa Pandemi Corona.

“Semoga virus Corona dapat diangkat oleh Allah SWT,” ujar Baso Daeng.

Pihak Managemen Hotel Tanjung Merayu, sebelumnya, telah merampungkan berbagai fasilitas Hotel. Diantaranya Wi Fi dan penataan kamar tidur, ruang pertemuan serta halaman parkir yang cukup, ujar H. Baso Daeng.

Kedepan Hotel Tanjung Merayu, akan dioperasinalkan sesuai dengan peruntukannya, jelasnya.

Sementara Bupati H. Muh. Basli Ali dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Selayar adalah satu satunya daerah yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Sulawesi Selatan.

“Oleh karena itu, sebagai Bupati, masalah transportasi harus menjadi prioritas, sehingga perekonomian masyarakat Selayar akan terangkat”, kata Bupati Basli Ali.

“Membangun Hotel bagi H. Ahmad Pattaungang, orientasi utamanya bukan bisnis semata, melainkan ingin membantu Program pemerintah Daerah”, tambah Bupati H. Basli Ali dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Manager Hotel Tanjung Merayu, H. Bambang Hariyanto menyampaikan pihak Hotel Tanjung Merayu sebelum diresmikan, sudah melakukan sosialisasi melalui beberapa Media Sosial.

“Khusus untuk fasilitas tempat tidur, terdiri dari 5 kamar V – VIP, Kamar Delux ada 8 dan 24 kamar standar”, ujar H. Bambang Haryanto. (“”)