Wujudkan Madrasah Sehat, MTs YMPI dan Tim Kesehatan Puskesmas Rappang Berkolaborasi

oleh -
oleh

Sidrap, MitraSulawesi.id– Setelah pekan lalu terlaksana kegiatan Orientasi Komponen Gizi Sekolah/ Madrasah Sehat yang diprakarsai oleh Yayasan Jenewa Madani Indonesia bekerjasama dengan UNICEF dan Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang, Maka tim tenaga kesehatan Puskesmas Rappang langsung melakukan aksi tindak lanjut yaitu berkolaborasi dengan MTs. YMPI Rappang dalam kegiatan Penjaringan Kesehatan peserta didik dan Pemberian Tablet tambah darah bagi remaja putri, Selasa (04/10/2022).

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Bapak Kepala MTs. YMPI Rappang, Andi Muh. Saleh dan Bapak Sutriadi selaku Guru Pengganti Pembina UKS MTs. YMPI Rappang. Sementara perwakilan Tim Kesehatan Puskesmas Rappang yang terdiri dari dr. Andi Sabriana (Dokter Umum), Suryanti Amin, A. Md. Keb (Pengelola PKPR), Raisyah Utami Ridwan, S.Gz (Pelaksana Gizi), Marni, AMKG (Pengelola Penjaringan Kesehatan Sekolah), A. Adriana A.Md Keb (Pelaksana Indera), dan Dian Angriani, Amd. KG (Terapis Gigi).

Kepala MTs. YMPI Rappang, Andi Muhammad Saleh, mengatakan bahwa, Kami merespon positif dengan kehadiran tim kesehatan dari puskesmas Rappang, Kegiatan Penjaringan kesehatan dan Pemberian tablet tambah darah ini sangat penting bagi peserta didik. Semoga kedepannya senantiasa bisa berkolaborasi dengan pihak puskesmas Rappang dalam upaya edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik.

Sementara itu, Suriyanti amin, selaku penanggung jawab program PKPR Puskesmas Rappang, mengharapkan agar kedepannya senantiasa bisa terbuka ruang berkolaborasi dengan pihak sekolah/madrasah dlm kegiatan yang melibatkan siswa, sehingga pengetahuan dan keterampilan hidup sehat dapat ditingkatkan dan terhindar dari bahaya stunting.

Hal senada disampaikan oleh Pelaksana Gizi Puskesmas Rappang, Raisyah Utami Ridwan, “Pencegahan Stunting sejak dini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah, permasalahan tersebut tidak bisa selesai dengan satu cara, melainkan harus diselesaikan dari segala tingkatan, terutama dengan meningkatkan kualitas remaja putri yang kelak akan melahirkan generasi selanjutnya.”

Lebih lanjut, Raisyah berharap agar Kegiatan program pemberian tablet tambah darah dan penyuluhan kesehatan ini perlu terus di lakukan sebagai bentuk ikhtiar dalam mencegah stunting sedini mungkin, khususnya generasi di bumi nene mallomo.(*/Tim)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.