Bupati Menerima Pembentukan Perda Perumda PDAM Gowa

oleh -

Gowa,Mitrasulawesi.id–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM( Gowa Diharap Penyumbang PAD Terbesar hal itu di ungkapkan anggota DPRD setelah menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), di Aula kantor DPRD Kabupaten Gowa.

PDAM Tirta Jeneberang atau PDAM Kabupaten Gowa, mengalami perubahan nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Ketetapan ini setelah dilakukannya pengesahan melalui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, terkait Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perumda Tirta Jeneberang menjadi Peraturan Daerah (Perda), Selasa (11/10/2022).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pengesahan Perda Perumda Tirta Jeneberang ini untuk menyesuaikan dengan regulasi atau aturan yang ada di Pemerintah Pusat. Khususnya pada peraturan nomor 54 tahun 2017 mengenai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), aturan ini dinilai berdampak pada kedudukan PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, sehingga dibutuhkan penyesuaian.

Baca Juga:  Walikota Palopo Kukuhkan Keluarga Kampung Pisang Di malam Tahun Baru

 

“Maka tentunya Perda Nomor 2 Tahun 1988 tentang pendirian PDAM Pemerintah Kabupaten Gowa perlu dilakukan perubahan untuk menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

 

Dengan berubahnya nama PDAM menjadi Perumda Tirta Jeneberang ini diharapkan kinerjanya lebih meningkat di masa yang akan datang.

 

“Dengan disahkannya Perda ini, kinerja Perumda Tirta Jeneberang lebih meningkat di masa yang akan datang,” kata Adnan.

Baca Juga:  Camat Biringkanaya Tinjau Perbatasan Makassar – Maros

 

Terkhusus, lanjutnya akan memberikan kontribusi yang besar bagi Kabupaten Gowa, terutama dalam hal peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD). Bahkan menjadi penyumbang PAD Terbesar atau andalan Kabupaten Gowa di masa yang akan datang.

 

“Kita berharap Perumda Tirta Jeneberang bisa berkembang secara mandiri dengan baik dan cepat di tengah krisis yang terjadi saat ini. Saat ini kita tidak bisa mengandalkan uang transfer dari pusat akibat krisis. Maka semua potensi di daerah termasuk ini kita genjot,” ungkap Sekretaris Jendral (Sekjen) Asosiasiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini.

 

Pada kesempatan ini, Adnan juga menyampai terimakasih kepada jajaran Pansus DPRD Kabupaten Gowa dan seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran melakukan pembahasan Ranperda Perumda Tirta Jeneberang hingga akhirnya bisa disahkan.

Baca Juga:  Lewati Masa Karantina, Babinsa Jemput dan Pulangkan Warga Binaaanya

 

“Sehingga substansi Ranperda yang kami ajukan telah mengalami penajaman dan penyempurnaan atas masukan dan saran yang diberikan oleh panitia khusus DPRD Kabupaten Gowa. Untuk itu kami sangat mengapresiasi kepada anggota Dewan yang terhormat sehingga Perda ini bisa diselesaikan,” ungkapnya.(rls/tim)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.