Dalam sambutannya, Letkol Yudo mengungkapkan rasa syukur bisa pertama kali memperingati Maulid Nabi sejak bertugas di Sulawesi.
โTradisi peringatan Maulid di sini berbeda dengan di Jawa, namun tetap penuh makna. Terima kasih kepada Ustadz yang telah hadir dengan bacaan yang menyentuh hati dan membuat kita merinding mendengarkan,โ ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Nandar dalam ceramahnya menekankan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memperkuat iman. Ia juga menegaskan pentingnya ketangguhan iman bagi seorang prajurit TNI.
โKarakter yang harus dimiliki seorang prajurit adalah ketangguhan iman, karena ajal dan kehidupan sepenuhnya berada dalam ketentuan Allah SWT,โ tuturnya.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
