DPRD Tana Toraja Berguru Pembentukan Perusaha di Makassar

oleh -
Syaifullah Direktur PD Pasar (tengah) di dampingi Thamrin Mensa Direktur Umum (kanan) PD Pasar saat menerima tamu dari Tana Toraja.

Makassar, mitrasulawesi.id — Perusahaan Daerah (PD) Pasar menjadi tempat labuhan untuk berbagi ilmu dalam pembentukan Perusaha di Tana Toraja.

Belasan Anggota Dewan DPRD Tana Toraja, bertandang ke kantor PD Pasar Jl. Kerung-Kerung No.68, Kec. Makassar, Kota Makassar, Senin 02/9/19.

Belasan anggota dewan yang di pimpin Welem Sambolangi, sebagai ketua DPRD Tanah Toraja, bersama belasan anggota dewan diantaranya, Leonardus Tallupadang, Andareas Tadan, Paulus Paonganan, Alexander P.Ranteallo, Yariana Samalinggi, Andarias P.Buttutasik, Lanjang B. Nampe, Yakobus Tonglolangi, Marthen Patulak, Yohanis Patabang, Paris Pallinggi Allorerung, bersilaturahmi langsung dengan Direksi Perusda.

Baca Juga:  Pasca Wabah Corona, HKTI Komitmen Bantu Petani Stabilkan Penjualan

Kedatangan anggota dewan untuk konsultasi dan berkunjung langsung, membahas pengelolaan pungutan restribusi hingga pengelolaan secara profesional.

Hal ini membuat Direktur Perusda, Syaifullah, meyambut baik kedatangan para Legislatif tersebut, apalagi untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Bripka Andi Asri Mengajar di SDI 75 Kayuadi Motivasi Murid Menggapai Cita cita
Belasan anggota dewan Tana Toraja, saat berdiskusi dengan Direksi PD Pasar.

” Kami mengapresiasi kehadiran para anggota dewan ini, untuk berbagi ilmu dalam pengelolaan Perusahaan Daerah,” ucap Syaifullah.

Mantan Dirops PD Parkir ini pun menuturkan Perusaha adalah salah satu instansi yang dapat membantu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

” Di Indonesia Perusda sangat sedikit, yang bertujuan mendongkrak PAD, PD Pasar sebagai salah satu perusahaan yang di kelolah pemerintah,” tuturnya kepada media.(ah/WD)


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses