Aipda Suardi mediasi 2 Warga Binaannya yang Berselisih Paham di Batangmata Sapo

oleh -

MITRASULAWESI.ID – Dua warga yang berselisih paham terkait penjualan sapi yang diduga milik orang lain. Dari perselesihan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batangmata Sapo, Polsek Bontomatene, Aipda Suardi mendapat laporan melalui telpon, dan seketika itu juga Aipda Suardi langsung mengunjungi rumah yang bersengketa tersebut, Rabu (1/4/20).

Kunjungan Aipda Suardi menemui kedua warga binaanya untuk mencari solusi dan mencegah terjadinya permasalahan yang lebih besar.

Baca Juga:  Cegah Covid-19, Polres Selayar Himbau Masyarakat Gunakan Bahasa Daerah

Setelah dimediasi, kedua belah pihak yang sedang bersengketa antara inisial SR dan IRM.

SR diduga mengambil sapi betina milik IRM pada tahun 2019 lalu. Kemudian, SR menjual ke orang lain. Setelah beberapa bulan kemudian, IRM mengetahui kalau yang mengambil sapinya adalah SR.

Setelah dilakukan mediasi oleh Bhabinkamtibmas Aipda Suardi, kedua pihak bersepakat untuk berdamai secara kekeluargaan dengan cara SR membayar sapi yang telah dijualnya seharga Rp. 8 juta.

Baca Juga:  Wakil Bupati Selayar Hadiri Undangan Makan Ikan di Pasar PPI

Kesepakatan ini disaksikan oleh pemerintah setempat dan Bhabinkamtibmas Aipda Suardi.

Kapolsek Bontomatene AKP Yorim saat dikonfirmasi Via Telpon membenarkan terjadi mediasi perkara tersebut.

“Saya mengapresiasi Bhabinkamtibmas yang tanggap dengan permasalahan warga binaannya dan mampu berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencarikan solusi bagi warga yang sedang berselisih faham,” ungkap Yorim. (HS)


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses