Asrul Riolo, Minta Pelaku Pengeroyokan di Bajeng Segera Ditangkap

oleh -

Gowa, Mitrasulawesi.id– Anggota DPRD Gowa dari Fraksi PPP, meminta aparat kepolisian untuk bertindak cepat dalam menangani kasus pengeroyokan yang terjadi di Kampung Kutulu, Kelurahan Mataallo, Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Hal itu diharapkan bisa menghindari aksi lanjutan dari kasus tersebut.

Sekadar diketahui, pengeroyokan terjadi pada Minggu (10 /5/2020), sekitar pukul 20.00 Wita. Pengeroyokan itu bermula saat korban bersama dua rekannya yang berasal dari Desa Maradekayya, Kecamatan Bajeng, melintas di Kutulu, Kelurahan Mataallo dengan berboncengan tiga.

Ketiganya diketahui bernama Alifurrahman, Fajri dan Anwar. Saat melintas ketiga anak muda tersebut diteriaki oleh sekelompok orang di daerah Kutulu. Mendengar diteriaki mereka pun berhenti. Saat itulah mereka langsung dipukuli. Para pelaku kemudian memanggip rekannya yang lain. Diperkirakan korban dikeroyok oleh 10 orang lebih yang diduga warga kelurahan Mataallo.

Baca Juga:  Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19, PKK Gowa Bentuk Kader Pro Sehat Sampai Ke Desa

Menyikapi hal itu, para kerabat korban sempat berkumpul di kantor Polsek Bajeng pasca kejadian pengeroyokan untuk melakukan aksi balasan. Untungnya massa bisa ditenangkan oleh anggota DPRD Gowa Asrul Riolo, yang terpiliih melalui Dapil Bajeng dan Bajeng Barat. Kepada Mitra Sulawesi, Senin (11/5/20), Asrul Riolo yang juga kerabat dari korban meminta aparat kepolisian untuk segera mengamankan para pelaku untuk menghindari kejadian susulan.

Baca Juga:  Diaspora di Sulawesi Membawa Pengaruh Hingga ke Mancanegara

” Saya minta kepada aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku supaya ada efek jera,” ungkap Asrul Riolo.

Hal itu, menurutnya agar masalah tidak berlanjut dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan lewat gejolak massa yang lebih besar.

Asrul juga mengungkapkan jika salah satu pelaku berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) korban di Polsek Bajeng, diduga adalah oknum Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dari Dinas Perhubungan Gowa.

Baca Juga:  HMI Makassar Kembali Aksi, Menuntut Kapolrestabes di Copot

“Sangat di sayangkan karna pada saat kejadian ada pelaku yang diduga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa dan Tokoh Masyarakat yang ada di TKP dan diduga ikut dalam pengeroyokan tersebut. Seharusnya dia yg harus melerai bukan malah ikut dalam pengeroyokan tersebut,” katanya.

Kapolsek Bajeng, IPTU Sunardi SH MH, saat dikonfirmasi mengatakan masalah ini sudah ditindaklanjuti oleh penyidik.(Isra/Wd)

Tinggalkan Balasan