Perpustakaan Sejarah Berbasis Lorong Pertama di Sulawesi Selatan, Ada di Katangka

oleh -

Gowa,Mitrasulawesi– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, bersinerji bersama Komunitas Pemerhati Sejarah (KPS) Bukit Tamalate, dalam pengembangan perpustakaan di tengah masyarakat.

Drs.Yulianto MM, yang juga Kepala Bidang Pengelolaan Arsip DPK, meresmikan Perpustakaan Sejarah Berbasis Lorong yang ada di Katangka.

Menurut Anto sapaan akrab Yulianto, Perpustakaan Sejarah yang ada di Sulawesi Selatan sangat minim, sehingga apa yang dilakukan KPS sangat bermanfaat buat masyarakat dan generasi muda, Sabtu (26/9).

“Jika Perpustakaan Sejarah berbasis lorong
belum ada di Sulawesi Selatan, sehingga apa yang dilakukan para generasi muda ini sangat bermanfaat buat masyarakat,” cetus Anto.

Bukan hanya itu Anto pun mengharap implementasi perpustakaan ini, bisa terus dijaga dan dilestarikan sehingga menjadi sebuah refrensi buat generasi muda.

“Kami sangat kagum dengan perjuangan para pengurus KPS Bukit Tamalate, yang mencoba membuat Perpustakaan berbasis sejarah yang menjadi sumber pengetahuan para budayawan,” cetusnya.

Sementara itu Hasan Sijaya,SH MH., yang juga Kepala DPK Provinsi Sulawesi Selatan, mengapresiasi kerja kerja Nabi yang dilakukan para pemuda Katangka dan Kalegowa untuk membuat perpustakaan di tengah masyarakat.

“Saya secara Pribadi mengapresi apa yang dilakukan para generasi muda, yang usia masih cukup muda sudah menfikirkan kerja kerja Nabi ini,” tutur saat dijumpai di ruang kerjanya beberapa hari yang lalu.

Kepala DPK membantu Perpustakaan Sejarah Bukit Tamalate, berupa Komputer 2 buah, Rak Buku 2 buah, AC ruangan, dan 300 buku bacaan.

Diketahui Peresmian Perpustakaan ini dirangkaikan dengan donor darah dan pembagian sembako yang menjadi Program Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Sulselrabar.

Perpustakaan Sejarah Bukit Tamalate berada di kawasan eks Istana Tamalate Jl.Palantikang Kelurahan Katangka Kacamatan Sumba Opu.(Ar/tim)