KNPI Gowa Punya 34 Komisi, 379 Pengurus, 155 Program Kerja, Siap Wujudkan Dari Gowa Menuju Indonesia Maju

oleh -

Gowa,Mitrasulawesi.id–Sedikit saya berbagi pandangan tentang KNPI Gowa di masa kecanggihan teknologi atau yang sering dikatakan era 4.0, dan sedikit lagi kita akan memasuki bonus demografi adalah sebuah fenomena ketika jumlah penduduk berusia produktif lebih banyak daripada penduduk berusia tidak produktif, Sabtu (3/7).

Itu artinya, peran KNPI Gowa sangat dibutuhkan di masa bonus demografi ini sebagai pelanjut tongkat stafet diplomasi dan strategi geopolitik.

Mari kita lihat secara seksama dalam tempo sesingkat singkatnya, potensi besar apa yang akan lahir dari kepemimpinan Alumnus Zainuddin sebagai Ketua DPD II KNPI Gowa yang luar biasa ini.

Anekah warna kelompok pemuda dan mahasiswa bersatu dan solid di dalam KNPI Gowa, dari mulai aktivis 98 hingga regenarasi tahun 2000an. Kekuatan sumber daya manusia (SDM) periode kali ini, diyakini tidak lagi diragukan, bagaimana tidak, nalar berfikir mereka sangat kritis dan konsisten, mereka terbilang haus dengan rencana membangun Kebupaten Gowa kedepannya.

Sejalan dengan tema pelantikan “DARI GOWA UNTUK INDONESIA MAJU” kita lihat bersama, tidak menggunakan power full seperti periode sebelumnya. Periode 2021-2024 dibawa Kepemimpinan Alumnus Zainuddin hanya sedikit menggerakkan telunjuknya semua dapat dianulir oleh herarkinya.

Bagi Ketua Alumnus Zainuddin power full akan kita laksanakan bersama jika sudah berada pada puncak fase kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gowa.

Saat ini, yang dilakukan adalah tahapan geopolitik, membangun kekuatan diplomatik antar Pemuda, Mahasiswa, Masyarakat untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa agar tidak kehabisan suplemen akal dalam pembangunan Kabupaten Gowa kedepannya.

Beberapa komisi dalam waktu dekat ini akan melakukan extra ordinary di tengah situasi Covid-19 guna membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Virus Corona dengan menyasar warga masyarakat dalam rangka dedikasi.

Dalam hal dewasa ini, ada 34 komisi yang telah siap bergerak, 379 pengurus dan 155 program kerja yang akan menyasar warga masyarakat agar tepat sasaran.

Teori Filsafat Pohon Immanuel Kant rupanya menjadi acuan kita bersama untuk sementara ini. Saya melihat pohon itu ibarat KNPI yang dilahirkan untuk menebarkan oksigen, tanpa pohon pernafasan mahluk hidup tidak akan maksimal.

Hadirnya pemerintah di mata kita bersama, bagaikan matahari yang akan memberikan sinar untuk menumbuhkan dan mendewasakan akar menjadi pohon. Dan air ibarat prinsip yang memberikan kekuatan. Dan tanah ibarat langka dan tujuan kita bersama mengawal Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo sebagai gerbong pemuda.

Pohon yang ditanam ke tanah tandus butuh kolaborasi antara matahari dan air untuk menghidupkan akar menjadi pohon. Dari kolaborasi itulah masyarakat akan memetik buah hasil dari proses pohon ini.

Saya berkeyakinan, Pemerintah Kabupaten Gowa tidak tinggal diam melihat para pemuda pemudi dengan sendirinya berjuang membangun Daerah yang kita cintai ini.

Lewat kolaborasi-lah capaian keberhasilan mudah untuk diraih,- keterlibatan para pihak tentunya akan memberikan dampak positif untuk kemajuan Kabupaten Gowa.

Pemerintah, DPRD, TNI, Polri dan KNPI Gowa mesti mengarungi fase simbiosis mutualisme, sehinggah kualitas di atas prinsip dapat diimplementasikan guna menyasar warga masyarakat Kabupaten Gowa untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia sejalan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gowa.(rls/tim)