Kepala Puskesmas Bontoharu Bantah Pungli Akui BOK Rp 800 Juta Kegiatan Bersama Dinkes

oleh -

Selayar, mitrasulawesi.id – Kepala dan Bendahara Puskesmas Bontoharu, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan membantah telah melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pegawainya, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Harian Lepas (PHL) dan Non PHL atau Tenaga Sukarela.

“Tidak ada yang namanya pungli di Puskesmas Bontoharu, tidak ada yang seperti itu. Salah semua itu,” ucap Kepala PKM Bontoharu, Venti Sundari, saat dikonfirmasi Pewarta, Selasa (14/1/2024) siang.

Baca Juga:  Kadis Perindag Selayar Ajak Masyarakat Manfaatkan Tol Laut Untuk Angkutan Komoditi

Namun, Kapus Bontoharu yang didampingi Bendahara Nurmala tidak juga menjelaskan seperti apa sebenarnya yang terjadi di instansi yang dipimpinnya sehingga informasi terkait pungli disana bisa berhembus ke ruang publik.

Baca Juga:  Agrokompleks Turun Langsung Bantu Warga Korban Lonsor di Palopo-Toraja

“Kami juga kaget kenapa ada berita seperti itu. Kenapa sumber informasinya bisa memberi statement seperti itu. Kalau memang ada yang seperti itu (pungli), mana buktinya?,” ucapnya.

Kapus dan bendahara PKM Bontoharu menyayangkan dan mengaku merasa dirugikan dengan pemberitaan terkait dugaan pungli yang terjadi di Puskesmas Bontoharu.


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses