Aliansi Aktivis Peduli Hukum Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di Polda Sulsel dan Kejati Sulsel

oleh
oleh

Menurut mereka, beberapa titik pekerjaan terlihat tidak maksimal dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan, sehingga menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara nilai anggaran dengan kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

“Kami melihat adanya indikasi kuat dugaan penyimpangan dalam proyek ini. Dengan nilai anggaran yang mencapai Rp21,6 miliar, seharusnya kualitas pekerjaan jauh lebih baik. Fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi pekerjaan yang amburadul,” ujar perwakilan Aliansi Aktivis Peduli Hukum, Saleh, Rabu, 11/3/2016.

Melalui aksi unjuk rasa yang akan digelar di Polda Sulsel dan Kejati Sulsel, Aliansi Aktivis Peduli Hukum akan menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

Mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi pada proyek Rehabilitasi Jalan dan Penanganan Drainase senilai Rp21,6 miliar.

Memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, baik dari unsur pelaksana pekerjaan, pejabat terkait, maupun pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan proyek.

Menegakkan hukum secara transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih terhadap siapapun yang terbukti terlibat dalam dugaan penyimpangan tersebut.

Aliansi Aktivis Peduli Hukum menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Saleh, Pihaknya juga memastikan akan terus mengawal dan memantau perkembangan kasus ini, hingga aparat penegak hukum mengambil langkah konkret dalam mengusut dugaan korupsi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *