Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Di Ternate, intensitas mencapai VโVI MMI, Manado IVโV MMI, serta beberapa wilayah di Gorontalo berada pada kisaran IIโIII MMI.
BMKG sebelumnya menetapkan status siaga tsunami untuk wilayah Ternate, Halmahera, dan Bitung, serta status waspada di sejumlah daerah lain di Sulawesi Utara.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/4/2026), mengatakan penghentian peringatan dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi muka air laut telah kembali stabil.
โPeringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7,6 dinyatakan telah berakhir pukul 09.56 Wita,โ ujarnya.
Fenomena air laut surut Sulawesi Utara ini pun memicu perhatian masyarakat luas, terutama yang berada di wilayah pesisir.
Gempa bumi magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara menyebabkan beberapa bangunan perumahan runtuh dan dikabarkan menelan korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan saat gempa terjadi. (#*#)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
