SELAYAR, mitrasulawesi.id – Berdasarkan data manifest terbaru KM Nurul Salsa bersumber dari agen kapal dan dari Puskes Pasimasunggu dan data hasil evakuasi yang turun di dermaga benteng Jampea.
Jumlah penumpang tercatat sebanyak 45 orang, data ini bersumber dari agen kapal. Dari jumlah tersebut, 1 orang dinyatakan meninggal dunia, 25 orang telah selamat, dan 19 orang lainnya masih dalam status pencarian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Salmawati (34). Sementara 5 orang penumpang berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi ke Pulau Polassi oleh kapal nelayan warga setempat.
Polres Kepulauan Selayar terus mengintensifkan upaya pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang KLM Nurul Salsa yang mengalami musibah di perairan Barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu.
Hingga pembaruan data Posko Informasi Kecamatan Pasimasunggu per Kamis (17/7/2026) pukul 15.00 WITA, sebanyak 46 orang berhasil diselamatkan, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 27 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi A., mengatakan hingga saat ini masih terdapat 27 orang yang berada dalam pencarian.
Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan penumpang yang tercatat dalam manifest kapal, yakni Cia, Bau Intang, Sahrul Amin, Madang, Januari, Maridaeng, Umar, Naura, Nurhayati, Asseng, Malida, Hasbi, Hasnani, Isa, Naila, Jusriawati, dan Arfandi.
Selain itu, terdapat 10 orang yang dilaporkan masyarakat diduga ikut dalam pelayaran namun belum tercantum dalam manifest, masing-masing Jaenuddin, Nurmiati, Jasmal, Diska, Musliana, Sitti Amang, Andi Sama, Hasliana, Hasriati, dan Sri Hardati.
“Data korban masih terus diperbarui berdasarkan hasil validasi antara manifest kapal, hasil evakuasi, keterangan awak kapal, serta laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya atau mengetahui adanya keluarga yang ikut dalam pelayaran namun belum terdata dalam manifest. Oleh karena itu, jumlah maupun identitas penumpang masih dapat berubah sesuai hasil verifikasi di lapangan,” ujar Aipda Suardi, Kamis (16/7/2026).
KM Nurul Salsa diketahui tenggelam pada Rabu (15/7/2026) di perairan antara Pulau Polassi dan Pulau Kayuadi setelah mengalami mati mesin dan diterjang gelombang tinggi.
Hingga saat ini Basarnas, TNI AL, dan Sat Polairud Polres Kepulauan Selayar masih menyisir lokasi kejadian.
Catatan redaksi dari data yang ditemukan.
1. Data ini beda dengan manifest 47 orang sebelumnya. Ada beberapa nama yang tidak muncul dan umur yang berbeda.
2. Ada 1 baris kosong No 46.
3. Penamaan juga beda: `Cia/Ciya`, `Asman/Asmang`, `Junaedi/Junardi`, `Mudang/Madang`.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Lewati ke konten
