SELAYAR, mitrasulawesi.id – Kabar duka datang dari proses evakuasi KM Nurul Salsa. Satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia setelah kapal tersebut dievakuasi dan ditarik ke Pelabuhan Benteng Jampea, Pasimasunggu, Kamis (17/7/2026).
Informasi awal disampaikan pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Edy Purnomo, melalui grup WhatsApp.
Ia menyebutkan KM Nurul Salsa yang sebelumnya berangkat dari Jampea menuju Benteng Selayar pada Rabu (16/7/2026) mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Polassi dan Pulau Kayuadi dalam kondisi cuaca buruk.
Kapal sempat terombang-ambing seharian karena mati mesin dan terbawa arus gelombang.
Berdasarkan informasi dari beberapa media online yang dihimpun, seluruh penumpang berhasil dievakuasi. Namun satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Korban merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Benteng Jampea yang hendak dirujuk ke RSUD KH. Hayyung untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Pasimasunggu Iptu Haryanto juga merespons informasi tersebut di grup WA.
“Siap pak, kami persiapan menjemput di pelabuhan dermaga Pasimasunggu,” tulisnya.
Berikut daftar 47 penumpang KM Nurul Salsa berdasarkan manifest.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Lewati ke konten
