Aksi Unjuk Rasa Tuntut PBB-P2 Makin Mencekam Bupati Bone Menghilang

oleh -

Bone, mitrasulawesi.id – Aksi unjuk rasa ribuan warga depan Kantor Bupati Bone, Sulawesi Selatan, berubah mencekam, sejak dari siang hingga malam hari, Selasa (19/8/2025).

Video unjuk rasa beredar di platform media sosial, kericuhan pecah di depan Kantor Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Watampone.

Massa mengamuk dan melakukan pelemparan terhadap petugas setelah Bupati Andi Asman Sulaeman tak kunjung menemui mereka.

Baca Juga:  Sarankan Adzan Bersamaan dengan Perayaan Misa, Itulah Toleransi yang Paling Indah

Dari penampakan video viral tersebut tampak massa menjebol pagar besi, melempar batu ke arah aparat, hingga membakar ban di jalanan.

Sejumlah petugas terluka terkena lemparan batu, bahkan ada yang berdarah di bagian kepala. Mereka menuntut agar kebijakan kenaikan PBB-P2 dicabut.

Baca Juga:  Polda Sultra Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Anoa 2023

Namun, hingga sore hari, Bupati Andi Asman maupun Wakil Bupati Andi Akmal tidak muncul menemui massa.

“Kami datang jauh-jauh ke sini, bahkan rela meninggalkan pekerjaan hanya untuk menyampaikan aspirasi. Tapi bupati dan wakil bupati tidak mau menemui rakyatnya. Di mana tanggung jawab mereka sebagai pemimpin?” kata Jenderal Lapangan, Rafli Fasyah, dilansir dari kompas.com.


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses