HMI Badko Sulselbar Kritik THM yang Bandel

oleh -

Makassar,Mitrasulawesi.id– Pasca beredarnya surat edaran Nomor: 8852/S.EDAR/045.1/DISPAR/VIII/2020.
Tentang Penutupan Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Rangka Percepatan Pengendalian, serta memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (covid19) di kota Makassar.

Hal ini mendapat tanggap serius dari pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Badan Kordinasi (Badko) Sulselbar, yang dinilai masih banyak THM yang bendel, Jumat 14/8.

Shalahuddin Al Ayyuby, Bidang PTKP HMI Badko, yang melakukan pantauan usaha THM dikota Makassar masih terus beraktivitas, bahkan melakukan perlawanan dengan aksi demonstrasi.

PTKP HMI Sulselbar Shalahuddin Al Ayyubi, menilai pemkot kota Makassar harus mengambil sikap yang tegas terkait hal tersebut, demi kepentingan orang banyak dan masyarakat luas.

“Pemkot Makassar harus tegas, jangan biarkan Makassar kalah dengan pemodal, jaga wibawa pemerintahan,” tegasnya.

Menurutnya yang harus dibuka adalah sekolah dan kampus karna dinilai lebih disiplin dan terkontrol dalam penerapan protokoler kesehatan.

“Mustahil protokoler kesehatan dapat diterapkan secara disiplin di THM, berbeda dengan sekolah dan kampus, disana lebih memungkinkan, makanya yang harus dibuka adalah sekolah dan kampus” ucap alumnus UIT ini.

Lebih lanjut ia mengkhawatirkan jangan sampai THM jadi tempat para siswa menghabiskan waktu liburnya.

“Jangan sampai THM jadi tempat para siswa menghabiskan waktunya karna sekolah sedang ditutup,” tutupnya.(rls/tim)