Prihatin Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Meningkat, KNPI Makassar Serukan Sinergitas

oleh -
oleh
Pengurus DPD KNPI Kota Makassar melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak melakukan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Jum'at, 14/01/22.

Makassar, MitraSulawesi.id– Pengurus DPD KNPI Kota Makassar melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungaan Anak melakukan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Jum’at, 14/01/22.

Audiensi tersebut dalam rangka untuk membangun silaturahmi dan berdialog langsung dengan Kadis DP3A. Turut hadir kepala UPTD PPA bapak Muslimin serta Kepala Bidang Perlindungan Perempuan Ibu Hapidah.

Selain silaturahmi, agenda pertemuan ini juga membahas mengenai isu-isu kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Apalagi, Makassar merupakan salah satu kota dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cukup tinggi.

Baca Juga:  Buka Resmi Tindak Lanjut Inspektorat, Fatmawati Rusdi : Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Achi Soleman mengatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sekitar 63% kasus kekerasan dialami oleh anak, sisanya dialami oleh perempuan sebesar 37% dari total jumlah kasus kekerasan pada perempuan dan anak di tahun 2021,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD KNPI Kota Makassar dari Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Viah Hasanah mengajak pengurus KNPI untuk ikut melaksanakan program pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak dini kepada generasi muda, disamping upaya-upaya dalam menangani kasus kekerasan tersebut.

Baca Juga:  Pandemi Belum Usai, Pj Wali Kota Perhatikan Keselamatan Masyarakat Tawarkan Pilkada Ditunda

“Kedepannya KNPI Kota Makassar akan bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar dalam melaksanakan program kerja yang berkaitan dengan isu perempuan dan anak, seperti membuka posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak di sekretariat KNPI, membuat video edukasi, melakukan sosialisasi mengenai Konvensi Hak Anak, ikut serta dalam program Lorong Ramah Anak yang akan dilaksanakan DP3A, serta program-program lainnya,” jelasnya.

Viah menambahkan, posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak akan dibuka disekretariat KNPI Makassar, Jl. Andi Pettarani.

“Insha Allah kami akan terus mengawal masalah kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak dikota makassar,” pungkas Sekretaris PW Srikandi PP Sulsel ini.

Baca Juga:  Pj Baru Keluarkan Syarat Bisa Masuk di Makassar

Dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah menyambut hangat KNPI Makassar.

“Semoga kami bisa membangun sinergitas antara KNPI Makassar dan Pemerintah Kota Makassar khususnya pada dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak guna mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan anak serta terus memberikan edukasi. Pertemuan adalah kekuatan, Anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama, Jagai Anakta,” tutup Wakil Ketua KNPI Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan