Oleh Shamsi Ali Al-Nuyorki*
New York, mitrasulawesi.id – Tahun baru, 1 Januari kali ini tidak saja diingat sebagai pergantian tahun sebagai rutinitas tahunan. Hari itu di Kota New York sekaligus diingat sebagai hari yang penting dan bersejarah bagi warga Kota dunia, khususnya bagi Komunitas Muslim dan immigran. Untuk pertama kalinya kota yang menjadi rumah bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Wall Street secara resmi dipimpin oleh seorang Walikota yang beragama Islam.
Di bawah udara yang dingin menggigit saya hadir menjadi salah seorang dari ribuan warga Kota New York yang menyaksikan peristiwa bersejarah itu. Saya hadir selain karena memang keinginan kuat saya untuk ikut menjadi saksi sejarah. Juga karena diundang dalam kapasitas saya senagai anggota Tim transisi Walikota. Sebuah kebahagiaan, kehormatan dan kebanggan awal tahun.
Zohran Mamdani yang telah menjadi buah bibir dunia dalam dua tahun terakhir akhirnya dilantik sebagai Walikota Muslim pertama kota New York di atas Al-Qur’an. Yang menarik adalah sang Walikota meletakkan tangannya di atas dua buah Al-Quran. Satu Al-Quran yang dulunya dipakai oleh kakek/nenek sang Walikota mengajarinya. Dan yang satu lagi adalah Al-Quran tua yang telah lama menjadi pajangan di perpustakaan Kota New York. Konon Al-Quran ini dituliskan sekitar abad 16 lalu. Dipakainya kedua Al-Quran ini menggambarkan komitmen keimanan pribadi sebagaj Muslim dan komitmen publiknya juga sebagai Muslim.
Pelantikan yang dilakukan di halaman kantor Walikota New York itu berlangsung meriah namun terasa sakral. Yang menarik juga bahwa pelantikan Walikota dirangkaikan dengan pelantikan dua jabatan tinggi Kota New York lainnya. Yaitu City Comptroller atau penanggung jawab keuangan Kota dan Public Advocate atau pejabat yang menjamin hak-hak sipil warga New York. City Comptroller dijabat oleh Mark Levine yang beragama Yahudi. Sementara Public Advocate dijabat oleh Jumabe Williams yang beragama Kristen. Maka hari itu ada tiga Kitab Suci yang menjadi pegangan sumpah jabatan: Al-Quran, Taurat dan Injil. Sungguh representasi wajah New York yang ragam (diverse).
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
