Terindikasi Lakukan Pungutan Liar, 2 Kepala Sekolah SMA dicopot

oleh -
oleh

MAKASSAR, mitrasulawesi.id – Untuk mencegah terjadinya pungutan liar di sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo menindak tegas Kepala Sekolah sebagai komitmen dalam mencegah tindakan pungutan liar dan aktifitas tak disiplin.

Tindakan Kepala Dinas mencopot dua Kepala Sekolah terkait banyaknya laporan yang diterima dari masyarakat dan didukung bukti bukti temuan oleh koordinator pengawasan Dinas Pendidikan.

Baca Juga:  Mengenal Songkok 'Anrong' Guru dari Gowa

Kepala Sekolah yang dicopot yaitu SMA 1 dan SMA 5 Makassar, ungkap Irman Yasin Limpo kepada awak media, Selasa (13/8/2019).

“Keputusan ini sebagai bentuk komitmen dalam mencegah tindak pungutan liar, dan aktivitas yang tak disiplin di sekolah,” tegas Kadis Pendidikan Sulsel yang sering disapa None.

Baca Juga:  Hadiri Pesta Rakyat di Kelurahan Tello Baru, Camat Panakkukang Beri Motivasi Warga

Senada dengan pernyataan ancaman Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dibeberapa media untuk mencopot kepala sekolah yang dikeluhkan para siswa dan orang tua siswa.

Baca Juga:  Musibah Menimpah Hj Hania Membuatnya Trauma, Kapolsek Tompobulu Bantaeng Berikan Trauma Healing

None juga menjelaskan, sudah dua hari ini, melakukan inspeksi mendadak di sejumlah sekolah.

Kepala Sekolah SMA 5 Makassar dicopot lantaran adanya laporan pembelian foto Presiden RI Joko Widodo dan kelengkapan ruang belajar yang dibebankan kepada Siswa. (*#*)

Tinggalkan Balasan