Jokowi Buka Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Bupati Sidrap Turut Hadir

oleh -
Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang berlangsung di Balai Sidang JCC Jakarta, Rabu 6/11/19.

SIDRAP, MitraSulawesi.id–Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang berlangsung di Balai Sidang JCC Jakarta, Rabu 6/11/19.

Rakornas dibuka langsung Presiden RI, Joko Widodo, dihadiri jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga negara, para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia.

Kegiatan digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) selaku instansi pembina pengadaan barang/jasa pemerintah. Dijadwalkan Rakornas berlangsung 6 dan 7 November 2019.

Baca Juga:  Pemkab Gowa Akan Anggarkan APBD 2020, Untuk Gerakan Pramuka Gowa

Adapun tema yang diangkat yaitu “Transformasi Pengadaan di Era Digital untuk SDM Unggul Indonesia Maju”.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap didampingi Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sidrap, Andi Bahari Parawansa bersama personel Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sidrap.

Andi Bahari menjelaskan, Rakornas itu merupakan forum terbesar para pemangku kepentingan, praktisi pengadaan, asosiasi, dan akademisi untuk mendiskusikan berbagai isu.

Baca Juga:  Tak Kenal Cuaca, Bupati MBA Kembali Lakukan Kunjungan Kerja di Pulau

Isu tersebut, imbuhnya, terkait kebijakan dan inovasi, pengembangan dan penerapan teknologi informasi, hingga pemikiran dan paradigma baru dalam melakukan reformasi pengadaan barang/jasa di Indonesia.

“Dalam kegiatan ini diharapkan UKPBJ sebagai pusat pengadaan barang dan jasa unggul di era digital, selain itu semua insan pengadaan melakukan tender dini dan pemberdayaan UMKM,” tandasnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses