Opini: Peran Milenial Dalam Pemilihan Kepala Daerah

oleh -

Barru,Mitrasulawesi.id– Memasuki musim politik di tahun ini membuat masyarakat harus jeli melihat calon kandidat kepala daerah yang akan berkompetisi memperebutkan kursi kepemimpinan selanjutnya.

Hal ini diutarankan Dr.Dahlan, M.Pd, M.Si., yang merupakan tenaga edukasi pada Perguruan Tinggi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Biak Papua, memberikan pandangan terkait kondisi terkini dalam pemilihan kepala Daerah.

Sosok dosen muda ini memberikan perspektif bahwa politik sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, jika dipandang sebagai alat maka akan berbahaya jika tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Contohnya pisau jika kita gunakan untuk menusuk seseorang pasti akan sangat kejam, tetapi jika pisau itu di gunakan untuk mengupas buah pasti akan bermanfaat. Begitu pun politik, tergantung siapa yang memegangnya.

Lebih lanjut Dahlan berpendapat bahwa pemilih kaum Milenial sangat berpengaruh di tengah masyarakat, basis suara milenial sangat besar sehingga untuk menopang suatu daerah sangat dibutuhkan kaum milenial untuk menjadi pemilih di Pilkada serentak saat ini.

Segala kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak lepas dari peran Kepala Daerah, oleh sebab itu sangat dibutuhkan kaum Milenial terlibat dalam menentukan pemimpin yang memiliki kesamaan orientasi dalam mewujudkan kemajuan daerah.

Alumni Unhas ini berharap,
pemilihan saat ini menjadi sebuah garda terdepan kaum Milenial dalam menentukan pemimpin 5 tahun kedepan, apalagi untuk membangun sebuah daerah tidak lepas dari tingkat pemilih mulai dari tingkatan Dusun, Desa, Kecamatan hingga Kabupaten/Kota.

Penulis: Dr.Dahlan S.Pd,M.Pd, M.Si.,
(Akademisi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Biak Papua)