Latpra Operasi Patuh Pallawa 2023, Target 8 Prioritas Pelanggaran

oleh -

Sementara Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sulsel, AKBP DR. H. Masaluddin Sip, SH, MH dalam kegiatan Latpra Operasi Patuh Pallawa-2023 menjelaskan, dalam pelelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2023 personil kepolisian dibentuk Satuan Tugas Daerah (Satgasda) dan Satuan Tugas Polres didukung instansi terkait.

“Seluruh peserta Latpra Operasi Patih Pallawa 2023 diingatkan bahwa kegiatan operasi yang akan digelar tersebut mengedepankan edukatif, persuasif, serta humanis, namun didukung penegakan hukum secara elektronik (status/mobile) serta teguran,” ucap Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sulsel.

Baca Juga:  Kodim 1414/Tator Bersama Persit KCK Terima Penyuluhan Kesehatan

Lanjut perwira pangkat dua bunga melati ini, Operasi Patuh 2023 yang digelar serentak tersebut bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaa lalulintas dan angka fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas.

“Untuk target operasi kali ini masing-masing polres orang, lokasi, barang/benda dan kegiatan secara tematik sesuai karakteristik kerawanan daerah wilayah masing-masing,” terangnya.

Baca Juga:  Bapenda Sulsel Luncurkan Inovasi Samsat Ladies

Ia mengingatkan, dalam operasi ini terdapat 8 sasaran prioritas pelanggaran. Yakni:
1. menggunakan ponsel saat berkendara maupun mengemudi.
2. Pengemudi di bawah umur
3. Berboncengan lebih dari satu
4. Mengemudi tak menggunakan sabuk pengaman dan pengendara sepeda motor tak menggunakan helem standar.
5. Pengendara dalam pengaruh alkohol
6. Melawan arus
7. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tak sesuai spektek
8. Pengendara melebihi batas kecepatan.

Baca Juga:  Baru Meluncur di RI, Mobil Mahal Ini Langsung Ludes Terjual

Kegiatan Latpra Operasi Patuh Pallawa 2023 ditutuo oleh Wadirlantas Polda Sulsel AKBP Satya Widhi Widharyadi SIK, M.K.P. (Rls)


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses