Pemulihan Bencana Aceh dan Sumatera Butuh Dana Besar dan Partisipasi Masyarakat

oleh -
Pemulihan Bencana Aceh dan Sumatera Butuh Dana Besar dan Partisipasi Masyarakat

JK juga menyoroti tantangan yang dihadapi relawan PMI di lapangan, terutama terkait akses transportasi yang sempat terputus di sejumlah titik.

“Kesulitannya terutama transportasi. Antara Banda Aceh dan Tamiang, atau ke daerah lain seperti Meureudu, itu banyak akses yang tidak bisa dilalui. Sekarang sebagian jembatan sudah dibangun kembali,” jelasnya.

Baca Juga:  SIMONTANA KLHK Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020

Terkait status bencana nasional, JK menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah. PMI, menurutnya, fokus pada tugas kemanusiaan membantu masyarakat terdampak.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam proses pemulihan, terutama dalam membangun kembali rumah dan fasilitas lingkungan.

“Masyarakat harus turut serta dalam membangun rumahnya sendiri. Walau berbeda skalanya dengan tsunami dulu yang memakan lebih dari 200 ribu korban jiwa, setiap satu nyawa tetap sangat berharga”, tutur mantan Wakil Presiden RI tersebut.

Baca Juga:  Klarifikasi Kadis Kesehatan Sulsel, yang Dituding Corona

Dengan donasi kemanusiaan yang diterima, PMI berkomitmen mempercepat distribusi bantuan, perbaikan akses, serta pendampingan kepada warga terdampak di Aceh dan Sumatra.(*)


Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses